Menimbang Optimalisasi Kanal Bisnis Daring atau Luring Jelang Ramadan

ramadan
ramadan

Ramadan sudah di depan mata. Di bulan ini, perilaku konsumsi konsumen banyak mengalami perubahan. Hal ini membuat banyak merek pun akhirnya gencar melakukan promosi untuk menarik perhatian, meningkatkan interaksi, hingga meningkatkan penjualan.

Menurut data Criteo, selama Ramadan 2017, terjadi peningkatan belanja daring (online) di kawasan Asia Tenggara menjelang dan selama Ramadan. Puncak penjualan ritel secara daring terjadi pada 8 Juni, sekitar dua pekan sebelum Idulfitri pada 25 Juni 2017.

Menurut catatan, penjualan ritel daring naik maksimal 52% selama kurun waktu itu. Artinya, kurun waktu itu adalah saat pembeli merasakan dorongan kuat berbelanja. Masih menurut data Criteo, produk mainan, perlengkapan rumah tangga, kesehatan dan kecantikan, serta elektronik adalah kategori produk dengan kinerja terbaik selama Ramadan.

"Apalagi, pembeli muslim dan nonmuslim makin menyadari keberadaan dan keberagaman produk halal. Merek bisa tampil beda dengan melakukan penawaran lebih agresif di saat yang tepat untuk meningkatkan transaksi daring," kata GM Southeast Asia, Hong Kong and Taiwan Criteo Alban Villani.

Temuan tersebut juga menggarisbawahi perlunya para merek mengoptimalkan aplikasi dan situs mobile untuk meningkatkan penjualan ritel dan pemesanan perjalanan selama Ramadan. Sebab, seperti dikutip Marketeers, kini makin banyak konsumen di Asia Tenggara berbelanja lewat perangkat mobile.

Belum lagi karakteristik unik kalangan konsumen Muslim. Jumlah generasi muda Muslim yang terus meningkat dan makin sadar teknologi, khususnya media sosial untuk menjalin hubungan dengan merek favorit mereka.

"Kecenderungan milenial untuk mendapat produk daring yang baru dan membelinya selama Ramadan akan memberi merek suatu peluang besar untuk menjalin hubungan, baik dengan pembeli pertama maupun pembeli yang sudah menjadi pelanggan," pungkas Villani.