Milenial: Generasi Malas atau Pekerja Keras?

Ilustrasi
Ilustrasi

Hari kemerdekaan 17 Agustus kemarin menjadi momen penting bagi seluruh rakyat Indonesia. Tak terkecuali bagi generasi muda.

Jika para pahlawan bangsa sudah berjuang merebut kemerdekaan, kini para penerus bangsalah yang mengisi kemerdekaan dengan perjuangan dalam bentuk lain.

Kamu bisa memulainya dari hal yang paling sederhana, yakni melakukan kegiatan positif baik yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Seperti pernah dikatakan Presiden Joko Widodo: sudah saatnya kita meninggalkan zona nyaman dan menjadi lebih baik lagi dari sekarang.

Apalagi generasi milenial kerap disebut sebagai generasi yang malas dan menginginkan kesuksesan secara instan. Generasi teknologi ini juga disebut sebagai generasi yang salah memanfaatkan zaman serba praktis. Pertanyaannya, benarkah demikian?

Mengutip data dari laman National Institures of Health yang pernah ditulis Time Joel Stein, skala narsisme milenial meningkat drastis sampai 58 persen dibanding generasi sebelumnya. Milenial juga disebut generasi yang sulit mencapai tujuan karena kurangnya kerja keras.

Jadi bukannya semakin maju karena dukungan berbagai fasilitas, generasi ini malah terjebak dalam rasa malas dengan masih bergantung pada orangtua.

Namun riset yang dimuat di laman ManPowerGroup berkata lain. Dengan menggunakan sample 19 ribu milenial dari 25 negara, milenial justru terbukti bekerja lebih keras dibandingkan generasi sebelumnya. Mayoritas milenial juga disebut selalu berupaya mengembangkan diri.

Sifat pekerja keras yang dimiliki milenial muncul karena kondisi mau tak mau, alias harus mereka lakukan bila ingin bertahan dalam persaingan. Ditambah lagi tuntutan hidup di zaman sekarang sudah semakin tinggi sehingga membuat mereka harus terus mengembangkan diri.

Riset ini pun memberi multitafsir yang bisa kamu jadikan bahan renungan. Pasalnya, segala sesuatunya kini memang sudah semakin tinggi, termasuk biaya kesehatan, pendidikan, termasuk juga tempat tinggal.

Bagaimana dengan kamu? Mau dikategorikan sebagai generasi malas atau generasi pekerja keras? Mumpung masih dalam suasana Hari Kemerdekaan, yuk kita sama-sama merdeka dari rasa malas. Jadikan merdeka dalam segala hal, termasuk secara finansial, sebagai tujuan hidupmu ya.