Pesan Penting Sosok Ayah di Balik Kesuksesan Marie Kondo

Marie Kondo.
Marie Kondo.

Beberapa waktu terakhir, nama Marie Kondo tentu tidak asing terdengar di telinga. Ya, dialah orang yang mengenalkan metode KonMari ke seluruh dunia melalui buku karyanya yang berjudul The Life-Changing Magic of Tidying Up yang sudah diterjemahkan ke dalam 30 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Kesuksesan metode KonMari mengantarkan Marie Kondo masuk ke dalam daftar 100 orang paling berpengaruh versi majalah Time pada tahun 2015. Marie Kondo pun dijuluki sebagai ahli beres-beres atau tidying expert.

Ia memperkenalkan metode KonMari, yakni sebuah cara bersih-bersih berdasarkan kategori, bukan lokasi. Misalnya, bersih-bersih dimulai dari buku, pakaian, kertas, aksesori, hingga benda yang bersifat pribadi atau memiliki nilai sentimental.

Sukses dengan buku dan bisnisnya, Marie lalu membuat reality show bertajuk "Tidying Up with Marie Kondo" yang tayang di Netflix awal tahun ini. Dalam program ini, Marie akan mendatangi keluarga-keluarga yang membutuhkan bantuan untuk bersih-bersih rumah. Metodenya yang unik dan efektif membuat tayangan tersebut mendapatkan sambutan positif di tengah publik.

Namun, di balik kesuksesannya, terselip pesan penting dari sang Ayah yang membentuk karakternya seperti sekarang ini. Pada 2015 lalu, saat sang Ayah diwawancarai oleh stasiun TV di Jepang dan ditanyai mengenai kesuksesan anaknya, jawaban yang muncul akhirnya membuka mata Marie saat itu.

"Saat kamu menerima pengakuan atas pencapaianmu, itu bukan saja hasil usahamu sendiri, namun juga merupakan jasa orang-orang yang mendukungmu sepanjang perjalanan tersebut," ujar Ayahnya seperti dilansir Inc.com.

Pada saat itu, Marie telah memiliki bisnis yang mapan, menulis buku terlaris, serta memiliki karier internasional yang baik. Namun, karena terlalu fokus pada pekerjaannya, perlahan Marie mulai mengurangi perhatian dan kepedulian terhadap orang terdekatnya.

"Saya tidak cepat merespons pesan atau surel dari keluarga, dan terkadang saya lupa mengucapkan terima kasih setelah menerima hadiah atau ketika seseorang melakukan sesuatu untuk saya," ujar Marie.

Marie mengakui bahwa pesan sang Ayah sangat kuat dan telah menyadarkannya. "Pesan itu sangat kuat dan berarti bagi saya, karena datang dari seseorang yang saya hormati," katanya.

Nah, pesan tersebut juga dapat menjadi pengingat saat kamu meraih kesuksesan. Jangan pernah merasa bahwa semua yang telah kamu capai merupakan hasil usahamu sendiri. Selalu ingat bahwa ada orang-orang yang terus mendukung kesuksesanmu, sehingga mereka layak mendapatkan perhatian yang seharusnya diterima.