Taktik Berbisnis Agar Pelanggan Tidak Kabur

Taktik bisnis
Taktik bisnis

Pelanggan bisa datang dan pergi. Ada pula pelanggan setia tidak melakukan hal itu. Mereka membeli produk atau jasa dan rela mengulasnya tanpa iming-iming hadiah. Mempertahankan pelanggan seperti itu tidaklah mudah.

Padahal pelanggan yang kembali membeli produk atau memakai jasa adalah sumber hidup jenama. Baik bagi brand baru maupun lama, untuk mempertahankan pelanggan, brand maupun kamu sebagai pelaku bisnis harus memiliki taktik jitu.

Melinda Emerson dalam laman huffingtonpost.com menuliskan bahwa pelanggan akan melihat bagaimana jenama merespon review dengan cepat. Dalam era media sosial ini, informasi cepat tersebar luas. Apapun review pelanggan mengenai produk atau jasa, ada baiknya direspons dengan cepat. Terlebih jika review tersebut dianggap negatif bagi merek.

Apabila produk cacat atau kesalahan saat memberikan pelayanan jasa, jangan ragu untuk mengakui kesalahan dan berusaha memperbaikinya. Hal tersebut dapat membangun komunikasi antara brand dan pelanggan.

Menjaga hubungan baik dengan pelanggan adalah hal yang tak kalah penting untuk mempertahankan mereka. Kamu bisa menjalin hubungan melalui email, media sosial, maupun pesan broadcast.

Jadilah pendengar yang baik ketika pelanggan memberikan ide atau kritikan. Tanyakan pula ke mereka --melalui survei email atau telepon-- mengenai pendapat pelanggan tentang brand-mu. Dengan demikian brand terdorong memperbaiki produk atau jasanya dan kamu menjadi tahu apa yang mereka butuhkan.

Dapat membantu kebutuhan pelanggan adalah nilai plus bagi jenama. Sehingga tak ada salahnya, Anda menawarkan sesuatu produk atau jasa yang baru. Tawarkan dengan tampilan baru dan menarik, serta rilis ketika momennya pas.

Bagi sebagian orang, hari istimewa seperti ulang tahun, tak lengkap jika tidak menerima hadiah. Tak ada salahnya, jika jenama ikut serta dalam perayaan ulang tahun pelanggan. Kirim email dan berikan hadiah (diskon, voucer belanja, ekstra potongan harga) kepada pelanggan tercinta. Hal ini bisa membuat pelanggan tetap kembali ke produk tertentu. Bagaimana, kamu siap memenangkan hati pelanggan?