Ternyata Ini Prinsip SMART Goals yang Ramai Dibicarakan Pebisnis

Ilustrasi
Ilustrasi

Membangun bisnis enggak bisa sekadar asal jalan saja. Butuh visi yang jelas dan juga target yang harus dicapai. Tanpa ada visi dan target, bisnismu seperti berjalan di ruang gelap tanpa penerangan. Bahkan, bisa saja jalan di tempat alias enggak bergerak ke mana-mana.

Agar bisnismu bisa cepat lepas landas, kamu bisa menggunakan prinsip SMART Goals dalam menentukan target bisnismu. Kata SMART ini merupakan singkatan dari specific, measurable, attainable, relevant, dan time based.

Kelima cara itu bisa digunakan untuk membantumu mengeset target bisnis. Sebab, kelimanya sangat jelas dan mudah dimengerti. Yuk kita bahas satu per satu metode SMART Goals ini.

Specific

Target bisnis yang direncanakan harus spesifik dan detail. Kamu enggak bisa membuat target yang sifatnya umum dan kurang detail. Ini akan membingungkan dalam mengukur keberhasilan dalam mencapai target.

Selain itu, kamu harus menghindari target yang ambigu dan susah dimengerti. Target yang kamu ciptakan harus lugas dan jelas.

Kamu bisa gunakan prinsip 5W (What, Whom, When, Wher, dan Why) dalam membuat target bisnismu lebih spesifik. Misalnya, apa target yang ingin kamu capai? Siapa saja yang menjadi target bisnis? Kapan target itu bisa tercapai?Di mana kamu akan mencapai target? Dan, kenapa kamu memasang target itu?

Jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membantumu dalam mendetailkan target bisnis.

Measurable

Target bisnis harus bisa diukur dengan jelas. Artinya, targetnya bisa diukur secara kuantitas, bukan hanya dari segi kualitas saja.

Target yang bisa diukur ini akan membantu bisnismu berkembang karena kamu sudah menentukan jalur yang harus kamu capai. Ukuran-ukuran ini bisa dijadikan sebagai indikator untuk melihat bisnismu berada di jalur yang tepat atau tidak.

Attainable

Bikin target juga enggak bisa ugal-ugalan dan seenaknya. Kamu enggak bisa membuat target terlalu rendah atau terlalu tinggi. Target yang kamu buat harus realistis dengan kondisi internal dan pasar.

Target yang realistis ini akan memengaruhi psikologis dalam bekerja. Terlalu berat dan tidak realistis, kamu dan timmu akan merasa terbebani sehingga membuat stres. Terlalu ringan, kinerja tim akan loyo dan tidak bersemangat.

Relevant

Target bisnis harus relevan dengan visi dan misi dalam membangun bisnis. Sebab, hal ini juga akan berpengaruh dengan kesolidan tim.

Ciri sebuah target itu relevan, target tersebut sejalan dan selaras dengan target-target lain. Target yang relevan bisa dicek dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan, seperti apakah target yang ditetapkan sudah tepat?, apakah target ini dibuat di momen yang tepat?, dan apakah target ini sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini?

Time based

Tenggat waktu atau deadline diperlukan dalam memasang target. Tanpa deadline, kamu akan bekerja seenaknya atau bahkan kamu bisa saja menganggap bisnis yang kamu kerjakan enggak penting.

Tenggat waktu ini akan menghindari pengerjaan tugas secara roro jonggrang alias prokrastinasi. Selain itu, memasang deadline dalam mengejar target juga membantu memotivasi dalam bekerja dan membangun bisnis.

Bagaimana? Sangat membantu kan metode SMART ini dalam menyusun target bisnis. Langsung saja susun target bisnismu.

Jika butuh tambahan modal, kamu bisa mengajukan Kredit Modal Kerja dari BCA. Banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Klik tautan ini untuk info lengkapnya.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.