Tips Agar Bisnis Musiman Bisa Cuan Sepanjang Tahun

Cuan sepanjang tahun?
Cuan sepanjang tahun?

Kamu tentu sering mendengar istilah bisnis musiman. Sesuai namanya, bisnis musiman adalah usaha yang cuma dijalankan pada periode tertentu saja. Biasanya sih menjelang hari-hari besar atau perayaan besar.

Meski peminat usaha musiman selalu banyak, namun usia bisnisnya biasanya pendek. Saat momen atau event tertentu selesai, maka tren bisnis tersebut ikutan kuncup.

Sebenarnya, bisnis musiman itu bisa banget dibuat berkelanjutan. Tentu dengan syarat, kamu harus bisa mengelola dan punya strategi yang pas.

Misalkan saja, kamu ingin mencari cuan dari bisnis musiman yang muncul karena momen-momen besar yang muncul tiap tahun, seperti Tahun Baru, Imlek, Ramadan, Lebaran, Natal, atau yang sebentar lagi akan datang yakni, Valentine. Kamu bisa berbisnis dengan menjual pernak-pernik untuk momen-momen itu.

Menjual pernak-pernik musiman itu saja enggak cukup. Butuh strategi yang mantap agar bisa bersaing. Dengan begitu, cuan yang didapat pun enggak musiman juga, tetapi sepanjang tahun.

Nah, biar bisnis pernak-pernik musiman ini enggak lesu, kamu bisa ikuti strategi-strategi berikut.

Jangan fokus di satu momen besar

Saat membangun bisnis jualan pernak-pernik itu, usahakan jangan fokus di satu momen besar saja, seperti saat Ramadan dan Lebaran saja. Kamu bisa ambil semua momen besar itu sebagai pasar potensial. Caranya, kamu bisa menandai kalender kapan momen-momen besar itu akan berlangsung.

Misalkan di awal tahun, biasanya akan datang momen Tahun Baru Imlek. Sebulan sebelum perayaan Imlek, kamu sudah mencari pernak-pernik yang cocok dan bakal diserbu oleh calon pembeli.

Hal serupa juga kamu lakukan di momen lain, seperti perayaan Valentine, Kemerdekaan Indonesia, Ramadan dan Lebaran, serta Natal dan Tahun Baru. Kamu juga bisa meramaikan pasar dengan menyiasati momen spesial lain, seperti Hari Ibu, Hari Bumi, dan lain sebagainya.

Manfaatkan internet

Keberadaan internet dan perangkat digital harus kamu manfaatkan sebesar-besarnya. Semua kanal yang bisa memudahkan calon pembeli untuk menemukan produkmu harus dimaksimalkan. Di antaranya, platform e-commerce, media sosial, dan aplikasi pesan instan.

Di platform e-commerce, kamu bisa mengelompokkan barang daganganmu sesuai tema momen besar. Di media sosial, seperti Instagram, Twitter, dan Facebook, kamu bisa melakukan soft selling, consumer engagement, dan pendekatan dengan calon konsumen. Nah, aplikasi pesan instan bisa kamu pakai untuk layanan customer service.

Bila semua itu dimanfaatkan secara maksimal, brand toko kamu akan makin dikenal. Konsumen akan datang ke tokomu bila ingin mencari pernak-pernik khusus musim tertentu.

Bikin nilai lebih ke konsumen

Kamu bisa memberikan nilai lebih kepada konsumen yang membeli barang ke tokomu. Bisa berupa pelayanan ramah dan cepat, informasi-informasi menarik di kanal media sosial, maupun barang dagangan yang berbeda dari toko lainnya—misalnya, barang daganganmu sangat go green. Nilai lebih ini kan menjadi pembeda tokomu dan toko pesaing.

Lakukan manajemen reputasi

Di era internet ini, reputasi sangat penting dan berharga. Calon konsumen akan melihat ulasan di tokomu sebelum memutuskan bertransaksi. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan manajemen reputasi.

Caranya, kamu bisa mendengarkan dengan baik bila ada keluhan maupun kritik. Kamu juga bisa menunjukkan apresiasi kepada konsumen yang telah memberikan review bagus.

Pilih menjadi reseller atau mencari dan menyetok barang sendiri

Dua pilihan ini bisa menjadi alternatif model bisnis pernak-pernik. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihan menjadi reseller, kamu enggak perlu repot membungkus dan mengirim barang, enggak butuh modal besar, serta enggak perlu punya tempat untuk gudang. Sementara, kelemahan menjadi reseller, cuan yang kamu dapat memang lebih sedikit dan kamu sangat tergantung dengan seller tangan pertama.

Bila memilih mencari dan menyetok barang sendiri, keuntungan yang didapat bisa lebih besar. Kamu pun bisa mengustomisasi paket yang akan dikirimkan ke konsumen. Kustomisasi ini akan menjadi nilai lebih untuk tokomu. Kelemahannya, kamu bakal repot dan butuh modal besar, tapi tetap sebanding dengan cuan yang didapat.

Bagaimana? Sudah mantap menjalankan bisnis musiman? Langsung eksekusi ide bisnismu ya. Jangan gagal fokus ya. Untuk permodalan, kamu bisa pakai fasilitas Personal Loan dari BCA atau Kredit Modal Kerja BCA. Untuk info lengkapnya, langsung klik tautannya.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.