Tips Merebut Pasar dari Pakar bagi Pengusaha Baru

Tips marketing untuk pengusaha baru
Tips marketing untuk pengusaha baru

Membangun dan membesarkan bisnis baru di era disrupsi kerap kali tidak mudah. Selain harus cepat belajar mengenai berbagai perubahan yang terjadi pada industri dan konsumen, kamu juga harus mempelajari apa saja faktor yang secara langsung berakibat pada kelangsungan bisnismu.

Contohnya saja perang dagang yang terjadi antara Tiongkok dan Amerika Serikat. Kamu bisa saja abai dan menganggap bahwa isu tersebut tidak terkait dengan bisnismu. Namun ternyata, salah satu komponen produksimu diimpor dari Tiongkok sehingga dikenakan biaya masuk (bea masuk) yang lebih mahal dibandingkan sebelumnya.

Karena itu, Perencana Keuangan Juwono Sudirgo menyebut lima tips yang harus diperhatikan dalam membangun bisnis bagi pengusaha baru:

Memulai dengan prinsip LED

Mulai bisnis dengan apa yang kamu sukai (like), perkaya dengan pengalaman (experience) dan selalu bermimpi untuk menjadi pebisnis yang lebih baik (dream).

"Ketahui lebih banyak mengenai bidang yang kamu suka dan kembangkan tersebut. Bila ingin mengembangkan bisnis melalui sistem online misalnya, kamu harus tahu bidang apa yang paling populer. Survei e-commerce IQ E-Marketplace Indonesia Survei mendata bahwa kecantikan, peralatan ibu dan bayi, dan peralatan rumah tangga pangsa pasar terbesarnya adalah wanita," katanya.

Segmentasi Pasar

Juwono juga menyarankanmu untuk menempatkan barang atau produk sesuai dengan karakter e-commerce. Di Indonesia ada e-commerce yang identik dengan hal-hal berbau perempuan. E-commerce lain lebih identik dengan barang elektronik dan smartphone. Tempatkan produkmu tersebut sesuai dengan target pasarnya.

Mencari pemasok barang yang berkualitas dan terpercaya

E-commerce memungkinkanmu untuk tidak menyediakan semua barang daganganmu. Kamu bisa menjualkan barang dari pedagang yang lebih besar. Syaratnya, mencari pemasok yang berkompeten dan tepercaya.

Pilih e-commerce

Karena setiap e-commerce memiliki keunggulan dan kekhasannya masing-masing, kamu tentu saja harus mencari e-commerce yang paling pas dan sesuai dengan karakter bisnis yang kamu bangun.

Promosi lewat media sosial

Mengapa penting? Karena di Indonesia, menurut survei We Are Social, ada 132,7 juta pengguna internet. Seratus tiga puluh juta di antaranya adalah pengguna sosial aktif dengan penetrasi per tahun mencapai 40%.

Kamu juga perlu memperhatikan karakter konsumenmu agar pemasaran digital yang dilakukan dapat efektif menjangkaunya.