Trik Membuat Bisnis Naik Kelas

Pemasaran Gaya Baru
Pemasaran Gaya Baru

Dunia bisnis merupakan dunia yang sangat dinamis. Apalagi, bila kamu menyasar pasar anak muda yang terus mengalami perubahan dan perkembangan. Otomatis, kamu juga harus terus memperbarui cara kamu melakukan pemasaran.

Di era dimana internet sudah menjadi bagian hidup, sebagai perintis bisnis kamu juga harus bisa melihat kondisi ini dan menyesuaikan strategi pemasaran perusahaan. Selain fokus pada product (produk), price (harga), promotion (promosi) dan place (tempat), ahli pemasaran Peter Fisk memberi aturan baru seperti dikutip majalah Marketing.

Merek yang Bercerita

Merek yang fokus pada logo, kepemilikan dan slogan sudah usang. Konsumen akan merasa lebih tertarik pada merek yang memahami aspirasi mereka sekaligus memiliki passion yang sama.

Karenanya, kamu perlu membangun merek yang bisa menginspirasi dan menyentuh unsur manusia konsumen. Buat cerita tentang merek yang menggerakkan konsumen.

Social Influencers

"Lupakan kampanye iklan dalam televisi dengan 30 slot atau email yang ditujukan personal. Kebanyakan orang tidak lagi mendengar dan percaya pada isinya. Mereka lebih percaya pada teman dan rekan kerja," sebut Peter.

Aktivitas mulut ke mulut oleh agensi PR dan selebritis, katanya, telah berganti oleh selebgram atau youtubers. Karena itu, agar produk laku, penting untuk menggandeng mereka dalam kampanye program.

Menciptakan Pengalaman (Experience)

Peter menyarankan, berpikirlah membentuk pengalaman dari sudut pandang konsumen, bukan hanya dari sisi produk. "Fokus pada produk yang ingin dibeli konsumen. Bicara dan berinteraksilah menggunakan bahasa mereka. Usahakan agar mereka mendapat manfaat yang lebih baik dari produk tersebut," tambahnya.

Hasil yang Eksponensial

Kamu juga disarankan melupakan obsesi dalam hal volume penjualan atau bahkan pendapatan bisnis. "Ini hanya jangka pendek," katanya. Menurut Peter, ada hal lebih penting di jangka panjang.

"Menciptakan bisnis yang dapat melayani konsumen di jangka panjang. Pikirkan juga cara bagaimana bisnis bisa berkontribusi dan menciptakan nilai secara ekonomi," sarannya.

Bisnis eksponensial dapat dicapai melalui kekuatan jaringan (networking) dan model bisnis yang dibangun oleh merek (brand).

Bagaimana menurutmu?