5 Literasi Digital untuk Jadi Warganet yang Baik

Ilustrasi
Ilustrasi

Beberapa waktu lalu, survei Microsoft Digital Civility Index 2021 mengatakan netizen Indonesia jadi salah satu netizen yang kurang sopan di dunia. Survei tersebut menempatkan Indonesia di peringkat 29 dunia dan posisi teratas di Asia Tenggara.

Menurut survei tersebut, salah satu penyebabnya adalah kurangnya literasi digital. Banyak yang salah memanfaatkan media digital jadi media penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

Padahal jika mendapat literasi digital dengan baik, akan banyak manfaat yang kita dapat, lho. Nah, agar perkembangan digital bisa kita maksimalkan dengan baik, simak yuk:

5 Literasi Digital yang Kamu Butuhkan untuk Jadi Warganet yang Baik

1. Literasi Informasi

Dulu, orang mendapatkan berita harus menunggu koran terbit. Sekarang, kejadian yang masih berjalan pun sudah bisa diketahui lewat media sosial.

Kecepatan media sosial sebenarnya jadi hal positif dalam hal informasi. Namun sayangnya, berita yang buruk atau salah pun menyebar dalam waktu yang cepat juga.

Inilah mengapa warganet perlu mendapat literasi yang baik, terutama dalam hal memilih mana berita yang benar, mana yang salah.

2. Literasi Privasi

Zaman sekarang kamu bisa berkomunikasi dengan siapa saja di dunia ini. Kamu juga bisa membagikan apapun termasuk foto, video, dan dokumentasi lain di media sosial. Tak terkecuali curahan-curahan hati, baik itu yang berupa apresiasi, kemarahan, perasaan, atau lain-lain.

Di sinilah kamu butuh literasi bahwa privasi tetap ada batasnya. Jangan karena kamu berkomunikasi dengan orang yang tidak kamu kenal lantas kamu bebas membagikan apa yang dia mau.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.