6 Buku Bisnis Terbaik di Tahun 2020

Ilustrasi
Ilustrasi

Akibat pandemi yang melanda Indonesia sejak Maret lalu, semakin banyak masyarakat yang mencari penghasilan tambahan atau banting setir membuka usaha sendiri. Apakah kamu salah satunya?

Menjalankan bisnis sendiri memang tidak mudah. Dibutuhkan ketekukan, kesabaran, dan kerja keras aga bisnis yang dijalankan bisa sesukses yang diimpikan. Makanya, kamu yang baru memulai bisnis, perlu belajar banyak tentang cara menjalankan dan mengembangkan bisnis.

Salah satu cara mudah untuk menambah pengetahuan di dunia bisnis tentu saja dengan membaca buku bisnis. Dengan membaca buku yang tepat, kamu bisa mendapatkan pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam bisnismu.

Apalagi membaca buku merupakan salah satu kebiasaan positif yang dipercaya dapat mendatangkan kesuksesan, lho. Enggak heran kalau nama-nama beken seperti Bill Gates, Warren Buffett, dan Mark Zuckerberg menghabiskan sebagian besar waktu luangnya untuk membaca buku.

Tertarik mengikuti kebiasaan membaca mereka? Coba deh cek 6 buku bisnis terbaik tahun 2020 menurut Financial Times berikut. Siapa tahu bisa memberikan inspirasi untuk bisnismu. Cek di bawah ini ya.

1. Deaths of Despair and the Future of Capitalism

Pada 2015, ekonom pemenang hadiah Nobel Angus Deaton dan sesama ekonom Anne Case menemukan bahwa kematian di antara kelas pekerja kulit putih di AS sebenarnya meningkat dan harapan hidup menurun.

Penyebab utamanya adalah apa yang disebut sebagai "kematian karena putus asa" yang disebabkan oleh bunuh diri atau penyalahgunaan zat terlarang. Buku terlaris ini menggali apa yang salah dan apa yang harus kita lakukan.

2. No Filter

Buku ini ditulis oleh reporter Bloomberg bernama Sarah Frier. Dalam bukunya Sarah menawarkan kisah di balik layar tentang bagaimana cara kerja perusahaan teknologi di Silicon Valley, terutama Instagram.

Dari buku ini kamu dapat mengetahui bagaimana Instagram telah membentuk kehidupan kita, baik kamu menggunakannya ataupun tidak. Selain mengupas sisi bisnis, buku ini juga membahas tentang budaya, ketenaran, dan juga hubungan antarmanusia, lho.

3. No Rules Rules

No Rules Rules merupakan karya kolaborasi antara CEO Netflix Reed Hastings dengan seorang profesor dan penulis buku asal AS, Erin Meyer. Dalam buku ini kamu bisa menyelami kultur unik di Netlflix yang banyak diperbincangkan.

Saking menariknya, CEO Microsoft Satya Nadella sampai merekomendasikan buku ini untuk dibaca banyak orang, lho. Yakin enggak mau baca?

"Saya mendapat privilege untuk belajar dari Reed secara personal dan mempelajari kultur Netflix. Insight dari buku ini sangat berharga bagi siapapun yang sedang mencoba untuk menciptakan kultur organisasi yang berkelanjutan," ujar Satya.

4. Reimagining Capitalism: How Business Can Save the World

Dengan dunia yang secara harfiah dan metaforis terbakar saat ini, hampir semua orang putus asa untuk mencari cara bagaimana menyelamatkan situasi, termasuk para kapitalis. Buku karya profesor Harvard Rebecca Henderson ini mencoba untuk menjelaskan bagaimana para pengusaha bisa menciptakan harmoni antara mencari keuntungan dengan menciptakan masyarakat dan bumi yang sehat. Menarik, kan?

5. If Then: How the Simulmatics Corporation Invented the Future

Pernahkan kamu mendengar perusahaan bernama Simulmatics? Jauh sebelum adanya Facebook, Google, dan internet, perusahaan tersebut telah melakukan pengolahan data untuk membentuk dunia modern seperti saat ini.

Dalam buku ini, Jill Lepore menceritakan bagaimana program yang diciptakan Simulmatics dapat mengolah data untuk memprediksi dan memanipulasi kebiasaan manusia, mulai dari mengarahkan untuk membeli sesuatu hingga soal pemungutan suara pada pemilu.

6. A World Without Work

Pernah mendengar bahwa pekerjaan kita mungkin akan segera tergantikan oleh robot? Ya, hal itu mungkin saja terjadi, lho. Lalu apakah itu menjadi mimpi buruk atau justru kabar baik untuk manusia?

Dalam buku A World Without Work, Daniel Susskind mencoba memandu pembaca mendalami pertanyaan tersebut. Daniel juga mempelajari berbagai argumen dari kedua sisi, baik pro maupun kontra, serta memaparkan tantangan di masa mendatang di mana mesin akan bekerja lebih banyak, sehingga manusia akan melakukan pekerjaan lebih sedikit. Seru, kan?

Gimana? Seru-seru kan buku rekomendasi dari Financial Times di atas? Coba deh baca beberapa buku di atas untuk menambah wawasanmu dari berbagai sudut pandan bisnis, sehingga nantinya bisa kamu terapkan juga di bisnismu.

Yuk, dapatkan di toko-toko buku favoritmu. Jangan lupa manfaatkan promo Gramedia di sini.

Untuk versi e-book, telusuri buku incaranmu di Google Play Books. Beli Voucher Google Play sekarang dengan BCA mobile. Lebih simpel dan cepat.