83 Persen Pemilik Kartu Kredit Tak Bawa Banyak Uang Tunai

Ilustrasi
Ilustrasi

Sebuah riset yang pernah dipublikasikan Forbes belum lama ini menunjukkan bahwa 83 persen pemilik kartu kredit lebih menyukai transaksi nontunai. Studi tersebut juga menunjukkan bahwa kebanyakan dari mereka yang punya kartu kredit hanya membawa sedikit uang tunai.

Tak ada yang salah dari hal ini. Namun kamu harus tetap berhati-hati.

Studi tersebut menemukan beberapa kasus. Ternyata, mereka yang terbiasa bertransaksi nontunai cenderung lupa untuk tetap disiplin pada anggaran yang sudah ditetapkan. Lantaran kemudahan yang diberikan, penyusunan anggaran jadi berantakan.

Secara tidak sadar, perilaku tanpa tunai tersebut telah menimbulkan ketergantungan mengandalkan kartu kredit. Pada akhirnya, perilaku ini juga menjadi penjegal ketika mereka hendak berhemat.

Alih-alih pakai kartu kredit terus-menerus, studi ini mengajak orang untuk beralih menggunakan transaksi tunai dalam hal ini kartu debit. Dengan begitu, kamu bisa punya anggaran lebih rapi di tahun depan. Sebab penggunaan kartu debit bisa membantu penggunanya tetap sadar diri ketika bertransaksi. Beda dengan kartu kredit yang sebaiknya digunakan untuk keadaan darurat.

Apalagi menyusun anggaran atau bujet tentu bukan perkara mudah. Hal tersebut kerap terjadi bagi mereka yang sering membuat resolusi keuangan di awal tahun, tetapi hasilnya seringkali bertolak belakang.

Hanya saja penggunaan dana tunai atau kartu debit pun jangan sembarangan juga. Ada baiknya kamu membuat rekening terpisah. Hal ini penting jika kamu tipikal orang yang sulit mengendalikan pengeluaran ketika saldo rekening masih banyak. Jadi ya salah satu cara yang bisa ditempuh agar tetap hemat adalah membuat rekening berbeda dari rekening gaji atau penghasilan.

Apalagi sekarang buka rekening baru sangat mudah kok. Di BCA, misalnya. Kamu tinggal buka BCA mobile, klik buka rekening baru, ikuti prosedur sebentar, dan rekening barumu bisa langsung digunakan.

Klik tautan ini untuk panduan mudahnya ya.