Awal Mula Berdirinya Pias Cycles

Andira Pramanta
Andira Pramanta

Kiprah sepeda lokal sebenarnya sudah tidak kalah dengan sepeda-sepeda impor. Banyak putra-putri Indonesia yang terjun ke dunia bisnis sepeda, termasuk salah satunya Pias Cycles.

Nah, di masa pandemi, perusahaan yang memproduksi frame fixed gear (fixie) ini pun kebanjiran permintaan. Istimewanya, konsumennya tidak hanya dari Indonesia, tapi juga dari negara lain seperti Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Korea Selatan, Singapura, hingga Malaysia.

Pias didirikan pada 2010 lalu oleh Andira Pramanta dan beberapa teman komunitas sepedanya. Di dalam perjalanan, Andira kemudian menggandeng penggiat bisnis frame sepeda lainnya seperti Rangga Panji dan Themma Suwandana untuk bersama-sama membesarkan Pias hingga seperti sekarang.

Beberapa waktu lalu, salah satu pendirinya, Andira Pramanta, berbincang santai bersama Smart-Money.co. Berikut beberapa hal penting yang perlu kamu tahu.

1. Kenapa Namanya Pias

Andira mulai jatuh cinta lagi sama sepeda pada 2009. Lalu pada 2010, tren sepeda jadi hype dan istilah nge-track jadi populer. Nah, track dalam bahasa Indonesia artinya jalur atau lintasan.

Dalam KBBI, Pias berarti lajur atau garis baik dalam sebuah rajutan ataupun pinggiran halaman. Di mata Andira, ia ingin membuat bisnis dengan nama yang sangat Indonesia dan tetap berhubungan dengan track atau jalur sepeda.

2. Gara-gara Langka dan Mahal

Asyik bersepeda, Andira dan teman-temannya mulai mencari helm. Namun saat itu mencari helm berkualitas cukup susah.

"Kalau impor satu kan mahal, jadi saya impor lima. Satu saya pakai, empat lagi saya jual," ceritanya.

Setelah helm, ia dan teman-temannya butuh part fixed gear lain, termasuk frame. Terkejutlah mereka karena harganya sangat mahal dan yang paling berkualitas harus impor dari Taiwan. Dari situlah tercetus keinginan untuk bikin frame sendiri.

3. Gandeng Perusahaan Taiwan

Dalam sebuah pameran di Taiwan Cycles Show, Andira kemudian bertemu dengan perusahaan yang akhirnya ia jadikan mitra untuk bisnis yang ia jalankan ini. Di sana pula ia bertemu Rangga dan Themma. Perlu kamu tahu, kalau bicara soal sparepart sepeda, kiblatnya memang Taiwan, Bro.

Mau tahu cerita menarik lainnya dari Andira Pramanta? Tonton videonya langsung di channel Youtube Smartmoney Video.

Jangan lupa like, comment, dan subscribe ya.

Ngobrolin Hobi dan Bisnis Sepeda Bareng Andira Pramanta

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.