Banyak yang Asal Beli, Kenali Jenis-Jenis Casing Ponsel dan Fungsinya

Macam-macam casing HP
Macam-macam casing HP

Ada banyak hal yang menyebabkan ponsel cepat panas. Namun kebanyakan ternyata karena ulah penggunanya sendiri.

Misalnya menggunakan ponsel sambil mengisi daya. Hal ini sudah jadi kebiasaan buruk pengguna ponsel. Padahal dapat merusak baterai itu sendiri, lho.

Selain itu, terlalu banyak aplikasi juga tidak baik. Terlebih jika pengguna membukanya secara bersamaan sehingga ponsel bekerja lebih keras.

Sinyal yang tak stabil juga kerap jadi penyebab ponsel cepat panas. Apalagi saat ponsel terus-terusan mencari sinyal. Pasti akan menyedot daya dengan cepat.

Nah, ada satu lagi penyebab ponsel cepat panas tapi tidak disadari banyak orang. Hal itu adalah salah pilih casing ponsel.

Banyak orang mengira casing itu sekadar pelindung bodi ponsel dari benturan atau gesekan. Padahal jenis casing sendiri aja ada banyak—dan semuanya punya fungsi masing-masing.

Penasaran? Simak yuk:

5 Casing Ponsel Beserta Fungsinya

Aksesori pelindung ponsel itu ada banyak. Ada softcase, hardcase, silicon case, fuze case, flip case, dan lain-lain. Setiap aksesori ini punya bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Jadi jangan asal beli, Bro.

1. Silicone Case

Silicone case ini paling banyak dibeli orang. Secara fisik, silikon terlihat lebih ramping dari lainnya. Teksturnya juga lembut dan tipis sehingga membuat ponsel terlihat lebih elegan dan indah.

Secara material bahan dari silikon case merupakan gabungan dari unsur kimia dan atom, di mana unsur kimianya memiliki lambang SI dan kode atom nomor 14. Penggunaan silikon dalam kehidupan sehari-hari sudah lumrah. Selain digunakan sebagai aksesori ponsel, juga digunakan dalam dunia kecantikan.

Nah, sebagai pelindung ponsel, silikon case sebenarnya enggak bagus-bagus amat. Teksturnya yang lentur membuat silikon cepat melebar jika sudah digunakan dalam waktu lama. Selain itu, ponsel juga tidak dapat menghantarkan panas dengan baik. Warnanya juga cepat pudar dan lebih mudah sobek.

2. Soft Case

Aksesori ini sedang populer di kalangan masyarakat. Modelnya lentur, bentuknya lembut, dan memiliki kekuatan yang unik untuk melindungi ponselmu. Aksesori ini terlihat tipis jadi tetap bagus secara fisik, tetapi lebih tebal dari silikon.

Aksesori ini terbuat dari thermoplastic Polyurethane yang tergolong dalam turunan plastik. Bahan yang digunakan untuk aksesori ini lebih kuat, lebih lentur, dan lebih awet ketika digunakan.

Soft case didesain dengan lapisan tebal pada setiap ujungnya. Lapisan tersebut digunakan untuk melindungi ponsel dari benturan mendadak.

3. Hard Case

Aksesori yang satu memiliki bentuk yang keras, kaku, dan lebih kuat sehingga jauh lebih aman bila ponsel terjatuh. Bahan yang digunakan setara dengan plastik, tetapi lebih kuat dan solid serta bobotnya jauh lebih ringan. Jenis case ponsel ini juga lebih bagus dalam menghantarkan panas. Wajar bila hard case banyak yang suka. Apalagi bahan utamanya dapat menyerap tinta.

4. Fuze Case

Fuze case ini adalah kombinasi dari bahan silikon case, hard case dan soft case. Tampilannya agak keras pada bagian yang tengah, sementara bagian tepinya memiliki konsistensi yang lentur. Dengan bahan tersebut case jenis ini juga mampu melindungi bagian bazel pada ponselmu.

5. Flip Case

Flip Case ini hampir sama dengan case yang lain, bedanya ada di bagian depan karena menyerupai cover buku yang bisa dibuka dan ditutup. Ukuran flip case juga beraneka ragam. Untuk masalah kualitas melindungi ponsel flip case tentu lebih baik dari 4 casing di atas. Kelemahan casing ini adalah kamu harus menutup dan membuka cover casing sebelum menggunakannya.

Nah, itu tadi 5 jenis casing ponsel beserta fungsinya. Pilihlah yang menurutmu paling pas dengan gayamu.

Enggak perlu keluar rumah, beli lewat online aja. Manfaatkan promo Disgo dari BCA supaya lebih hemat.

Cek promonya di sini.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.