Bila Utang Terus Menumpuk Seiring Waktu, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

utang
utang

Coba cek kembali bagaimana kondisi keuanganmu saat ini. Termasuk sehat atau tidak? Bila pencatatan utang ternyata terus mengalami penambahan seiring waktu, bisa jadi ada yang salah dengan gaya hidup yang kamu jalani saat ini.

Saat ini, tak bisa dipungkiri bahwa sebagian orang rela terlihat gaul dan mengikuti tren meski harus berutang. Misalnya, untuk membeli ponsel pintar terbaru, orang-orang ini memanfaatkan kartu kredit atau pembiayaan lain untuk membelinya, padahal ia tidak begitu membutuhkannya.

Namun, karena tidak ingin ketinggalan tren, ia akhirnya memaksakan diri. Perencana Keuangan independen Pandji Harsanto menyatakan, gaya hidup ini adalah gaya hidup tinggi. Gaya hidup ini sebenarnya tidak harusmenjadi masalah.

Namun, akan sangat merugikan jika tidak sejalan dengan kemampuan."Saat ini yang sering membuat keluarga terjebak dalam masalah ekonomi atau keuangan adalah karena mereka terkadang memaksakan mempunyai gaya hidup yang tinggi di luar kemampuan," ujar Pandji.

Untuk memenuhi standar yang terlalu tinggi ini, biasanya masalah keuangan akan muncul. Salah satu yang paling sering terjadi perihal utang. Berutang adalah solusi keuangan yang tidak sehat. Menurut Pandji, daripada menuruti gaya hidup tidak sehat ini, sebaiknya coba belajar pengelolaan keuangan.

Dalam hal ini, teknologi bisa dimanfaatkan untuk membantu hal tersebut. "Banyak teknologi yang justru memudahkan kita untuk menabung dan investasi, contoh ada buka reksa," kata Pandji seperti dikutip Kontan.

Buat kamu yang sudah berkeluarga, Pandji mengatakan, peran orang tua menjadi kunci menahan gaya hidup yang tidak sesuai. Saat orang tua tidak bisa mencontohkan keuangan yang sehat, anak biasanya akan mengikutinya.

"Peran orang tua dalam mengajarkan cara mengelola dan menggunakan uang sangat penting agar generasi berikutnya cerdas dalam mengelola keuangan," pungkas Pandji.