Cara Ampuh Atasi Sulitnya Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Gaya hidup belanja
Gaya hidup belanja

Pada artikel sebelumnya yang berjudul Membedakan Kebutuhan dan Keinginan, Mudah Tapi Banyak yang Gagal, kita diajak untuk lebih bijaksana menentukan prioritas. Namun tidak sampai di situ saja. Sebab kamu juga perlu mengelola kebutuhan dan keinginan sehingga tidak menjadi masalah finansial.

Biasanya kendala finansial yang kerap dialami banyak orang adalah karena adanya kebiasaan yang tidak tepat dalam mengelola keduanya. Maka dari itu kamu harus benar-benar bisa membedakan kebutuhan dan keinginan.

Nah, jika masih saja terjebak dalam pertimbangan mana yang harus menjadi prioritas, coba deh simak beberapa cara berikut ini.

1. Jangan Cuma Terpaku pada Brand

Sandang, pangan, dan papan dinyatakan sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi. Di dalam sandang, ada pakaian yang masuk dalam kategori. Namun menariknya, pakaian bisa dinilai sebagai keinginan juga.

Hal ini disebabkan karena kamu cenderung menjadi impulsive shopper alias pengejar brand ternama. Jadi mulailah mengubah kebiasaan tersebut. Jangan terpaku pada merek yang notabene mahal.

2. Kurangi Nongkrong di Kafe

Sudah jadi kebiasaan juga setiap kali ada menu baru kita tergoda untuk mencobanya. Terlepas dari enak tidaknya, kebiasaan ini bisa membuatmu ketergantungan makan di luar.

Tidak ada salahnya untuk membawa bekal ke tempat kerja. Selain bisa menghemat pengeluaran, kamu bisa menyimpan "jatah" makan di luar pada waktunya, seperti saat rapat dengan klien.

3. Kurangi Kebiasaan Cuci Mata di Mal

Sering datang ke mal juga bisa mendorongmu untuk konsumtif. Pasalnya, mal adalah tempatnya brand-brand ternama berkumpul. Jika tidak bisa menahan diri, bukan tidak mungkin kamu terpancing untuk belanja keinginan.

Tapi bukan berarti tidak boleh ke mal juga ya. Sebab pada waktu tertentu, ada kalanya brand-brand tersebut memberikan diskon dan promo yang menarik.

4. Buat Agenda Rutin

Nah, agar godaan ke kafe dan mal bisa dikurangi, cobalah membuat agenda rutin per minggunya. Dengan memiliki agenda, kamu jadi bisa mengontrol pengeluaran dengan baik.

Itu tadi empat cara yang bisa kamu terapkan untuk membantumu mengelola kebutuhan dan keinginan. Seperti disampaikan tadi, kebutuhan bisa saja berubah menjadi keinginan ketika memenuhinya dengan berlebihan.

Tidak mudah memang. Tapi bukan berarti tidak bisa. Semua akan kembali pada komitmen kamu demi mencapai finansial yang lebih baik untuk masa depan.