Cara Pilih Sepatu Lari yang Tepat

Salah pilih sepatu bisa bikin kamu kaya dia.
Salah pilih sepatu bisa bikin kamu kaya dia.

Kapan terakhir kali kamu ke Stadion Gelora Bung Karno? Jika kamu ke sana pada Minggu pagi, jangan kaget kalau di sana jadi lautan anak-anak muda yang sedang berolahraga. Ada yang lari mengelilingi stadion; senam, zumba, badminton, macam-macam deh.

Dari beragam olahraga, lari memang paling banyak. Maklum, olahraga ini cukup simpel dan mudah. Ibaratnya tinggal modal sepatu, kamu bisa melakukannya.

Tapi ternyata enggak sesimpel itu juga lho. Salah memilih sepatu ternyata bisa berbahaya. Selain bisa menyebabkan cedera dan lecet, kamu juga bisa lebih cepat lelah. Duh, bukannya tambah sehat, yang ada kamu malah terpaksa izin enggak ke kantor pada hari Senin karena sakit.

Untuk itu, sebelum berlari, kamu perlu memilih sepatu running yang benar. Bagaimana sih cara memilih sepatu running yang benar? Yuk simak.

Tentukan tipe lari yang ingin kamu dalami

Sebelum memilih sepatu, tentukan dulu kamu ingin berlari di jalur seperti apa. Ada tiga subkategori lari berdasarkan lintasan: road-training, trail-training, dan cross-training.

Untuk jalur perkotaan, kamu bisa pilih road-training shoes. Bila kamu lebih suka lari di lintasan perbukitan, pilihan sepatu yang tepat trail-running shoes. Sepatu cross-training shoes cocok untuk latihan di dalam gym.

Sesuaikan dengan bentuk telapak kaki

Kamu bisa melihat bentuk telapak kaki. Misalnya, kaki kamu tipe overpronasi, normal, atau supronasi. Tipe ini terkait tipe sol sepatu yang cocok dan nyaman digunakan.

Bila tipe kakimu overpronasi yang ditunjukkan dengan telapak kaki cenderung rata dan lebih menekuk ke dalam, bagian sol yang cepat aus adalah bagian dalam. Sementara, tipe kaki supronasi, bagian yang cepat aus di sisi luar sepatu.

Beli sepatu saat malam hari

Usahakan beli sepatu saat malam hari. Sebab, di waktu malam hari kaki akan melebar. Saat itulah, saat yang tepat untuk membeli sepatu karena telapak kaki berada di waktu terlebar.

Jangan beli sepatu yang benar-benar pas

Jangan membeli sepatu yang benar-benar pas. Sepatu yang kamu pilih harus memiliki ruang sisa selebar ibu jari. Dengan demikian, sepatu yang kamu pilih tidak akan sesak dan lebih nyaman digunakan.

Pilih sepatu original

Sepatu original sudah tepercaya dan melalui pengujian kualitas. Sebaliknya, sepatu palsu—apa pun istilahnya: KW super, OEM, atau premium—tidak akan pernah punya kualitas sebagus sepatu original.

Sepatu original akan lebih tahan lama dan nyaman. Meski lebih mahal, tetap keuntungan jangka panjang lebih besar ketimbang sepatu palsu tadi.

Sepatu ori mahal? Ya iya dong. Tapi tenang, coba deh mampir ke gerai Adidas. Soalnya lagi ada diskon kalau kamu membelinya dengan menggunakan fasilitas pembayaran BCA.

Klik tautan ini untuk informasi lengkapnya.