Co-Living, Tren Baru Hunian Milenial

Tren baru hunian milenial
Tren baru hunian milenial

Pernah mendengar istilah co-living? Istilah ini memang belum sepopuler co-working space. Namun artinya kurang lebih sama. Co-living secara sederhana dapat diartikan konsep berbagi dalam hunian. Konsep ini belakangan jadi favorit generasi milenial dalam hal memilih tempat tinggal.

Jones Lang LaSalle (JLL), sebuah perusahaan riset dan manajemen properti global, mengatakan ada dua hal yang membuat konsep ini kian populer, yakni keterjangkauan dan komunitas. Karena dua hal ini pula banyak milenial lebih menyukai konsep ruang kerja bersama dan transportasi massal.

Selain itu, co-living disukai karena menawarkan solusi yang murah dan lebih terjangkau untuk kantong anak muda. Rasa tidak ingin terasing akibat menjamurnya media sosial juga menjadi penyebabnya. Jadi kesimpulannya, selain bisa mengenal banyak orang karena berbagi ruang, harga yang ditawarkan juga lebih murah.

Hunian co-living ini sudah mulai berkembang di sejumlah apartemen di Indonesia. Meski berbagi ruang, kamar tidur dan kamar mandinya tetap milik pribadi. Jadi ya hampir mirip dengan kos-kosan, tapi ini adalah apartemen.

“Co-living pada dasarnya adalah pandangan baru terhadap ide lama. Yang dibayangkan oleh generasi milenial yang menghargai hal-hal seperti keterbukaan dan kolaborasi, jejaring sosial, dan ekonomi berbagi,” kata Direktur PT Setiawan Dwi Tunggal (SouthCity) Peony Tang, yang dilansir dari Bisnis (12/4).

Ya, menurutnya, konsep co-living ini sebenarnya memang sudah lama digemari kaum muda di dunia. Para pengembang di luar negeri seperti Tiongkok, Hongkong, dan Singapura banyak membangun hunian berkonsep co-living.

“Hunian co-living merupakan bentuk hunian modern. Penghuninya bukan hanya berbagi ruang dan fasilitas, tetapi juga minat, keterampilan, sumber daya, nilai, dan impian mereka dengan orang-orang inspirasional lainnya,” sambung Peony.

Bagaimana dengan kamu? Tertarik? Kamu bisa mewujudkan keinginanmu itu dengan memanfaatkan layanan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) seperti yang ada di BCA. Kalau mau tahu lebih lanjut, yuk, klik tautan ini.