Hari Olahraga Nasional, Kepikiran Beli Sepeda? Ini Tipsnya

Bersepeda kembali tren di masa pandemi
Bersepeda kembali tren di masa pandemi

Hari ini, 9 September 2020 adalah Hari Olahraga Nasional. Kira-kira apa yang ingin kamu lakukan untuk memperingatinya? Kepikiran beli sepeda, enggak?

Sepeda sendiri saat ini memang benar-benar sedang hype. Di tengah anjuran physical distancing, masyarakat mulai melirik kembali sepeda sebagai salah satu sarana olahraga. Malahan banyak juga yang mulai ke kantor membawa sepeda.

Jenis sepeda yang sedang tren pun makin bervariasi. Awalnya jenis sepeda yang sedang banyak disorot memang tipe sepeda lipat. Tapi sekarang mulai dari folding bike, mountain bike, bahkan road bike perlahan mulai diburu masyarakat.

Nah, kira-kira kamu kepikiran beli yang mana?

Namun sebelum merogoh kocek, cobalah untuk berpikir dua kali bila ingin ikut-ikutan tren beli sepeda. Cek lagi keuanganmu apakah sepeda masuk dalam kategori kebutuhan atau keinginan.

Kalau memang sudah ada uang yang ditujukan untuk beli sepeda, ya tidak masalah. Tapi bila kamu memaksakan beli sepeda padahal tidak perlu-perlu amat, mending tunda dulu deh. Sebab bagaimanapun kondisi sekarang mengharuskan kita lebih bijak menggunakan uang.

Dahulukan untuk bisa menyimpan dana darurat. Utamakan investasi agar tidak menyesal di kemudian hari. Sekarang untuk investasi bisa dengan Rp100 ribu kok. Bisa lewat HP pula.

Coba cek Welma, aplikasi mengelola keuangan agar mudah berinvestasi di tautan ini.

Nah, bila semua itu sudah kamu lakukan, baru deh berburu sepeda. Tapi ngomong-ngomong sudah punya incaran belum?

Tips Memilih Sepeda untuk Pemula

Memilih sepeda itu gampang-gampang susah. Gampang karena sekarang pilihannya banyak. Nah yang susah adalah mencari yang nyaman untuk kamu.

Untuk tambahan referensi simak yuk tips memilih sepeda yang tepat bagi pemula.

1. Jenis Sepeda

Sebelumnya, kenali terlebih dulu jenis-jenis sepeda yang ada di pasaran. Sekarang itu yang tren ada sepeda gunung (MTB), road bike, BMX, sepeda lipat (folding bike), dan lainnya. Setiap jenis ada fungsi dan tingkat kenyamanan masing-masing.

Jadi tentukan dulu tujuan kamu beli sepeda untuk apa? Apakah tujuannya touring, balapan, rekreasi, atau cuma sekadar jalan-jalan sore.

2. Ukuran Sepeda

Pemilihan ukuran juga sangat penting. Soalnya kalau sepeda enggak sesuai dengan ukuran dan geometri tubuh, kamu pasti enggak nyaman.

Jadi misalnya, tinggi badan kamu di bawah 170 cm, itu baiknya kamu pakai frame S atau 16 inci. Sedangkan untuk tinggi badan 171-175 cm, kamu bisa pilih yang M atau 18 inci. Sementara untuk di atas 176 cm, ada baiknya kamu gunakan frame ukuran L atau 20 inci.

3. Diameter Ban

Baiknya, diameter ban juga harus menyesuaikan tinggi badan. Kalau jenis yang kamu mau sepeda gunung, ada tiga ukuran, yaitu 26, 27.5, dan 29. Sementara, untuk jenis sepeda lipat, cuma ada dua ukuran ban, yakni 20 dan 16. Nah, untuk ini kamu harus pernah mencobanya dulu.

4. Fitur Sepeda

Cobalah untuk menambah pengetahuanmu soal sepeda seperti suspensinya, bahan frame-nya, gear-nya, dan lain-lain. Sebab semua itu punya pengaruh pada kinerja sepeda. Semakin lengkap fiturnya, semakin mahal harganya. Tapi juga semakin enak bawanya.

5. Harga Sepeda

Belilah sepeda sesuai dengan bujet yang kamu punya. Soalnya sepeda adalah barang yang nilainya turun. Kalau kamu ingin menjualnya lagi, pertimbangkanlah.

Itu tadi lima tips memilih sepeda untuk pemula. Ingat, berolahraga itu enggak perlu mahal. Yang penting disiplin, konsisten, dan happy.

Biar enggak mengganggu cashflow, kamu bisa memanfaatkan Kartu Kredit untuk pembayarannya. Jika menggunakan Kartu Kredit BCA, kamu bisa mengubah transaksimu ke cicilan BCA.

Cicilan BCA bunga ringan ini bisa menjadi solusi. Kamu bisa mengaturnya menjadi cicilan ringan per bulan untuk transaksi minimal Rp500.000.

Bunganya sangat kompetitif kok dan jangka waktu cicilan dapat dipilih sesuai kebutuhan yaitu 3 Bulan hingga 36 Bulan.

Klik di sini untuk cara mengubah transaksi ke cicilan BCA.

Selamat Hari Olahraga Nasional.