Hore! Aturan Bawa & Beli Mainan dari Luar Negeri Makin Jelas

Hore! Aturan Bawa & Beli Mainan dari Luar Negeri Makin Jelas
Hore! Aturan Bawa & Beli Mainan dari Luar Negeri Makin Jelas

Buat kamu yang hobi mengoleksi mainan, ada kabar baik yang perlu kamu tahu. Kini aturan mengenai pembelian dan membawa mainan dari luar negeri telah direvisi. Hal ini terjadi setelah beberapa waktu lalu ada seorang pria yang harus menghancurkan mainannya karena tidak memiliki SNI.

Para warganet pun menilai peraturan yang ada 'aneh'. Sebab, untuk mainan dengan harga di bawah Rp500 ribu, petugas bea cukai mewajibkan ada SNI yang bila diurus bisa menelan biaya Rp7-8 juta. Tak selang lama, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan(Ditjen Bea Cukai Kemenkeu) pun mengesahkan aturan baru.

Pemerintah merelaksasi Peraturan Menteri Perindustrian nomor 55/M-IND/ PER/11/2013 tentang Standar Nasional Mainan. Setelah diskusi dengan asosiasi mainan, pemerintah sepakat memberi pengecualian pada kewajiban SNI atas impor mainan yang masuk melalui barang bawaan penumpang yang masuk ke Indonesia melalui pesawat.

Setiap penumpang, katanya, maksimal hanya diperkenankan membawa maksimal lima buah mainan. "Kalau di luar pesawat udara seperti jalur laut juga tetap wajib kena SNI," kata Kepala Sub Direktorat Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea Cukai Deni Sujantoro dilansir CNBCIndonesia.

Sedangkan bila mainan dikirim dengan jasa pengiriman barang, Deni menyebut bahwa kamu akan tetap terkena kewajiban SNI atas impor maksimal tiga buah barang per orang dalam jangka waktu 30 hari. "Bila dalam waktu 30 hari kirim tiga buah (mainan) lagi, tetap harus wajib kena SNI," tambahnya.

Lalu, bagaimana untuk pedagang ritel mainan? Mereka juga akan terkena aturan yang sama. Direktur Kepabeanan Internasional dan Antarlembaga Robert Leonard Marbun menambahkan, revisi aturan ini berusaha untuk memberi iklim usaha yang sama bagi semua pihak.

Bila melebihi batasan yang ditetapkan, kamu akan diwajibkan membayar selisih barang yang berlabel SNI. Bila tidak membayar, barang akan dikembalikan ke negara asal atau dimusnahkan. Aturan ini dikecualikan bila kamu ingin mengurus SNI di Kementerian Perindustrian.

Jadi, buat kamu yang memang hobi mengoleksi mainan, baik untuk investasi maupun kolektor, kini sudah tak perlu khawatir lagi. Kamu cukup menyusun strategi agar semua pembelian tidak bermasalah dengan mengetahui aturan baru ini.