Ingin Belajar Film? Pertimbangkan Sekolah Film Terbaik di LA Ini

Ingin Belajar Film? Pertimbangkan Sekolah Film Terbaik di LA Ini
Ingin Belajar Film? Pertimbangkan Sekolah Film Terbaik di LA Ini

Los Angeles (LA) sudah terkenal sebagai pusat kegiatan film terbesar di Amerika Serikat (AS). Tak hanya itu, LA sudah terkenal melahirkan banyak film Box Office yang memenangi Academy Awards.

Bila saat ini kamu berencana berkecimpung di industri layar lebar, sekolah yang berada di Southern California ini bisa menjadi pilihanmu. Untuk itu, kamu bisa menggunakan daftar sekolah berikut sebagai bahan pertimbangan.

LOS ANGELES, CA - APRIL 06: A statue of the school mascot, the Trojan, stands on the campus of the University of Southern California (USC) on March 6, 2007 in Los Angeles, California. A growing investigation by New York State Attorney General Andrew M. Cuomo into the relationships between student loan companies and universities reports that financial aid directors at USC, Columbia University, and the University of Texas at Austin allegedly held shares in a student loan company recommended by each university, yielding significant profits for the directors. One of the directors made more than $100,000, according to Cuomo's office. (Photo by David McNew/Getty Images)

University of Southern California

Berdasarkan Hollywood Reporter, University of Southern California School of Cinematic Arts (USC SCA) memiliki lulusan yang mampu berkibar di jagat film. Sebut saja George Lucas (kreator Star Wars dan pendiri Lucasfilm), Kevin Feige (presiden dan produser Marvel Studios), Judd Apatow (produser Girls), Stacey Sher (produser Django Unchained dan Erin Brockovich), dan Ron Howard (sutradara A Beautiful Mind dan trilogi The Da Vinci Code).

"Saya selalu bilang pada mahasiswa baru, selalu lihat kanan dan kirimu, karena kamu akan bekerja dengan orang-orang ini seumur hidupmu," ujar Elizabeth M. Daley, Dekan USC SCA.

Untuk bisa belajar di sini, mahasiswa harus menyiapkan US$74,976 hingga US$ 88,608 (Rp 999 juta hingga Rp 1,2 miliar) untuk jenjang S1. Fantastis memang, namun fasilitas penunjang yang disediakan juga sepadan, seperti IMAX Theatre and Immersive Lab, yaitu screening room dan laboratorium yang mampu streaming hiburan kegiatan di seluruh dunia. USC SCA ada di di 900 W 34th Street, Los Angeles, California.

2. AFI

American Film Institute

Tak ingin kalah dengan USC, American Film Institute (AFI) juga memiliki berbagai program menarik bagi mahasiswa. Kampus dengan perpustakaan dan screening room delapan hektar ini selalu mendatangkan dosen tamu dari ranah film dan menyelenggarakan narrative workshops setiap tahun. Februari lalu, mereka menghadirkan sutradara Foxcatcher, Bennett Miller.

"Tahun pertama, kamu membuat beberapa film pendek dan membawanya ke narrative workshop agar orang bisa berkomentar dan kamu tak diperbolehkan bicara. Ini merupakan saat paling menarik bagi mahasiswa. Proyek pertamaku dikoyak dan proyek keduaku hanya sedikit mendapat respon," kenang alumni Edward Zwick, sutradara Pawn Sacrifice.

Mahasiswa yang ingin kuliah di sini butuh US$ 47,030 (tahun pertama) dan US$ 58,216 (tahun kedua). Setelah lulus, AFI tak mau lepas tangan, mereka menyediakan promosi untuk film-film karya alumni.

3. UCLA

University of California Los Angeles

Ketika USC memiliki pendekatan pragmatis dan mendorong mahasiswa menguasai kemampuan spesifik, University of California Los Angeles (UCLA) justru membebaskan mahasiswa dalam menggunakan aspek pembuatan film.

Akhir-akhir ini, UCLA lebih fokus mendorong mahasiswa untuk aktif membuat film secara sosial. Tahun ini, mereka mengirimkan mahasiswa ke International Antartic Expedition untuk menghasilkan film dokumenter perubahan iklim.

Tak seperti dua universitas sebelumnya, UCLA membanderol sedikit lebih murah. Biaya S1 dibanderol US$ 15,131, US$ 15,662 - US$ 25,196 untuk S2, dan US$ 15,308 untuk S3. Alumni UCLA di antaranya Tim Robbins, Shane Black, David Koepp, Justin Lin, hingga James Franco.

4. CalArts

California Institute of the Arts

Inilah tempat wajib bagi penggemar film animasi untuk belajar serius. California Institute of the Arts (CalArts) merupakan institusi yang didirikan oleh Walt Disney pada 1961. Tak heran jika jebolan CalArts menguasai dunia animasi Hollywood. Siapa saja?

John Lasseter (CCO Pixar, Walts Disney Animation, dan DisneyToon Studios), Chris Buck (sutradara Frozen), Don Hall (sutradara Big Hero 6), Pete Docter (sutradara Inside Out), hingga Tim Burton. Untuk sistem belajarnya, CalArts memiliki mata kuliah dan workshop dengan pemateri sutradara dan aktor A-listers. Sedangkan biaya, CalArts mematok US$ 43,400.

"Saat saya di sana pada 1980an, saya teringat sekolah tinggi di Fame. Ada semacam energi elektrik," kata James Mangold, sutradara Wolverine.

Chapman University

Satu lagi, universitas yang tak mau kalah dalam sistem pembelajaran dan fasilitas, Chapman University. Tahun ini, Chapman telah melengkapi Marion Knott Studios bagi para mahasiswanya. Studio tersebut dilengkapi dengan soundstages, peralatan siaran high-definition, Foley stages, plus motion-capture studios.5. Chapman

"Pepatah 'kamu dapat apa yang kamu tanam' tak pernah sejelas ketika sata di Chapman. Kamu punya banyak alat dan pembimbing yang luar biasa. Namun pada akhirnya, semuanya kembali pada seberapa lama waktu dan usaha yang kamu gunakan untuk mencapai tujuanmu," ujar Tristen Tuckfield, alumni Chapman yang saat ini menjabat Agen Film Finance & Sales Group di Creative Artists Agency.

Dana yang harus dipersiapkan untuk menimba ilmu di Chapman sebesar US$ 47,040 untuk jenjang sarjana. Tertarik belajar di mana?

AGUSTINA NR