Inspirasi Desain Rumah yang Bisa Bantu Tekan Tagihan Listrik

Inspirasi desain rumah ramah lingkungan
Inspirasi desain rumah ramah lingkungan

Bukan cuma isu lingkungan, tingginya biaya listrik juga menjadi pemicu milenial saat ini mulai memikirkan membangun rumah yang ramah energi (listrik). Mulai dari desain rumah hingga penggunaan material, keduanya dapat berperan untuk menyiasati penggunaan energi.

Buat kamu yang punya rencana membangun tempat tinggal, khususnya rumah tapak, kamu bisa mulai memikirkan desain dan material seperti apa yang bakal kamu gunakan untuk rumah impianmu. Konsep ramah lingkungan enggak melulu harus menggunakan listrik yang berasal dari tenaga matahari atau angin.

Enggak masalah kalau kamu belum punya dana buat memasang solar panel di rumah, coba akali desain rumahmu sehingga bisa tercipta bangunan yang tidak perlu banyak menggunakan lampu atau pendingin ruangan.

Ukuran rumah tidak berlebihan

Mengutip tulisan dari situs ecohome, membuat rumah dengan ukuran minimalis justru sangat dianjurkan. Tulisan tersebut mengungkap, ukuran rumah minimalis akan mengurangi penggunaan material untuk membangun, lebih sedikit energi yang digunakan untuk membangun, dan tentunya biayanya bakal lebih murah.

Pertimbangkan memasang lebih banyak ventilasi udara

Sirkulasi udara yang baik menjadi salah satu kunci untuk menekan penggunaan listrik. Bagaimana tidak, dengan sirkulasi udara yang baik, kamu bisa mengurangi penggunaan pendingin ruangan dan juga lampu pada siang hari.

Cahaya matahari dan angin yang masuk bisa tetap membuatmu nyaman beraktivitas di dalam ruangan, tanpa harus ketergantungan dengan pendingin ruangan.

Ceiling tinggi

Selain ventilasi, penerapan ceiling tinggi juga membantu menjaga sirkulasi udara di rumahmu tetap baik. Ceiling tinggi akan menghasilkan ruangan yang akan terasa lebih sejuk sehingga kamu tidak tergantung pada pendingin ruangan agar bisa nyaman beraktivitas di sana.

Ceiling tinggi cocok digunakan di ruangan yang menjadi tempat kumpul keluarga, seperti ruang keluarga, ruang TV, atau dapur.

Minim sekat ruangan

Coba pertimbangan untuk mengurangi sekat dinding pemisah antarruangan, seperti pada ruang keluarga, dapur, dan ruang TV. Pengurangan sekat dinding pada ruangan dapat membantumu mengurangi penggunaan lampu dan pendingin ruangan.

Sebagai ganti dinding, kamu bisa menggunakan partisi sebagai sekat tiap ruangan. Dengan begitu, privasi tetap terjaga meski tidak ada dinding pemisah.

Tanaman hijau di area terbuka

Untuk menambah udara sejuk, pastikan kamu menanam beberapa tumbuhan di area terbuka sisa yang ada di rumah. Jika rumahmu adalah rumah minimalis dengan sedikit area terbuka, kamu bisa mengakalinya dengan cara membuat vertical garden. Cara ini banyak digunakan oleh kaum urban, khususnya Jakarta supaya tetap bisa bercocok tanam di lahan terbatas.

Apakah konsep tersebut bisa diterapkan jika membeli rumah di pengembang? Tentu bisa. Beberapa pengembang memungkinkan calon pembelinya untuk mengajukan permintaan khusus saat pembangunan rumah dilakukan. Sekarang, tinggal cari pengembang yang tepat dan bisa dipercaya, serta bank penyedia KPR yang bisa diandalkan supaya mimpi kamu punya rumah bisa segera diwujudkan.

Buat generasi milenial yang berencana punya hunian idaman, pastikan kamu memilih bank yang dapat memberikan fasilitas kenyamanan kredit selama tenor KPR, seperti yang diberikan oleh KPR BCA. KPR BCA memiliki kemudahan skema pembayaran uang muka dan cicilan yang cocok buat kantong para generasi milenial. Penasaran kan kaya apa skema yang ditawarkan? Langsung aja cek di sini, yuk!