Jeda Saat Jam Kerja Justru Tingkatkan Produktivitas

Jeda Saat Jam Kerja Justru Tingkatkan Produktivitas
Jeda Saat Jam Kerja Justru Tingkatkan Produktivitas

Ketika tubuh lelah dan mata pedih karena menatap layar komputer saat bekerja, itu berarti kamu butuh rehat sejenak. Perlu kamu ketahui, rehat dari pekerjaan justru mampu meningkatkan produktivitas.

Rehat saat bekerja, menurut huffingtonpost.com (16/11/2015), bisa dilakukan dalam berbagai cara. Misalnya 10 menit ngobrol bareng teman di kantor, melihat video inspiratif, atau jalan-jalan di sekitar kantor mendorong seseorang mendapatkan insight baru. Selain itu, melakukan aktivitas kecil ketika bekerja adalah hal penting karena bisa memperlancar peredaran darah serta mendapatkan oksigen lebih untuk otak.

Mengenai produktivitas, asianefficiency.com pada 2017 pun menyatakan hal yang kurang lebih sama. Mereka menuliskan berdasarkan Desktime, aplikasi time-tracking, menemukan bahwa para pekerja yang bekerja selama 52 menit dan rehat 17 menit menghasilkan produktivitas tinggi. Mereka juga mencatat bahwa karyawan dengan tingkat produktivitas tertinggi, sebagian besar tidak bekerja delapan jam sehari. Rahasia mempertahankan produktivitas adalah bekerja secara efisien dan sering istirahat, tidak bekerja melebihi waktu yang ditentukan.

Peneliti K. Anders Ericsson, mempelajari produktivitas penampil papan atas, termasuk musisi, atlet, aktor, dan pemain catur mengenai pola kerja. Hasilnya, pemain terbaik di masing-masing bidang biasanya berlatih dalam sesi tanpa gangguan yang berlangsung tidak lebih dari 90 menit. Mereka mulai berlatih sejak pagi hari, beristirahat sejenak di antara sesi, dan jarang berlatih selama lebih dari empat setengah jam. Peneliti menyimpulkan mereka mampu memaksimalkan produktivitas.

Dari hasil penelitian di atas, ada dua "resep" produktivitas yang dilakukan para penampil papan atas. Pertama, bekerja secepat-cepatnya. Kamu bekerja dengan cepat, sangat fokus, dan melakukan pekerjaan sebanyak mungkin dalam waktu singkat. Kedua, ambil jeda lebih sering. Di antara kesibukan kerja, kamu perlu jeda dan mengisi energi kembali. Pada dasarnya, kedua hal di atas merupakan cara kerja seseorang sesuai ritme alaminya.

MORE FROM MY SITE