Kamu Sakit Ini Kalau Merasa Gaji Kurang Meski Sudah Naik

Ilustrasi
Ilustrasi

Pernah mendengar istilah Hedonic Threadmill (HT)? Ini adalah fenomena yang menempatkan seseorang dalam kondisi selalu merasa kekurangan uang, meski gaji yang diterima sudah naik sekalipun.

Penyakit ini memang menjangkiti banyak orang. Tak terkecuali anak muda yang pendapatan bulanannya selalu habis tanpa sisa. Jadi jangankan untuk menabung dan investasi, masih bisa bayar tagihan listrik di pertengahan bulan pun sudah syukur.

Pada akhirnya, orang yang menderita HT pun terpaksa menambah utangnya dengan menggunakan kartu kredit.

Tenang. Bagi kamu yang merasa terjebak dalam jeratan HT, ini berarti saatnya untuk belajar mengelola uang. Sebab jika kamu biarkan, arus keuanganmu bisa semakin runyam dan kacau balau.

Lalu bagaimana sih cara mengobatinya? Perencana keuangan Budi Raharjo mengatakan obatnya adalah disiplin berpikir. Nah, disiplin berpikir seperti apakah yang dimaksud? Yuk simak ulasan berikut ini.

1. Berpikir pengeluaran tidak hanya untuk sekarang

Tanamkan dengan disiplin pada pikiran kita bahwa harus bisa menyisihkan uang untuk masa depan. Pikirkan bagaimana jadinya bila kita sudah tidak bekerja dan tidak mempunya penghasilan seperti sebelumnya.

2. Ingatlah selalu ada risiko yang bisa terjadi

Tidak ada satu manusia pun di dunia yang bisa menebak dengan tepat apa yang akan terjadi dalam hidupnya ke depan. Kita tidak tahu apakah suatu waktu nanti ada anggota keluarga kita tiba-tiba sakit. Di sinilah mengapa kamu membutuhkan dana darurat.

3. Tanamkan pikiran ada cita-cita di masa depan yang perlu dana

Kalau kamu punya target di masa depan, maka tinggal tambahkan rasa disiplin di dirimu. Tanamkan pikiran bahwa untuk mencapai target tersebut, kamu memerlukan dana. Dalam artian, kamu harus selalu punya pikiran untuk menyisakan uang untuk mencapai target tadi.

Sekilas, tiga ini memang terdengar mudah. Namun faktanya, banyak yang secara tidak sadar kembali terjebak dalam jeratan HT. Maka dari itu, disiplin adalah kunci yang tak bisa terelakkan.