Kirim Lamaran Lewat Surat Elektronik Juga Ada Etikanya

Kirim Lamaran Lewat Surat Elektronik Juga Ada Etikanya
Kirim Lamaran Lewat Surat Elektronik Juga Ada Etikanya

Di era serba digital ini, proses perekrutan kerja pun mulai memanfaatkan teknologi. Jadi, bila dulu kamu perlu mengirim lamaran melalui pos, kini cukup dengan mengirim surat elektronik (surel).

Saking banyaknya lamaran yang masuk, ada risiko bahwa lamaran yang kamu kirim bisa terlewat. Agar surel menarik bagian SDM, kamu perlu menulis lamaran sesuai etika. Berikut kiatnya seperti ditulis The Muse.

Jangan Lupa Isi Judul dan Badan Surel

Banyak pelamar hanya mengirim CV dan surat lamaran dalam bentuk lampiran dan lupa mengisi subjek pada badan surel. Meski tak ada kewajiban melakukan itu, bukan berarti kamu bisa mengabaikannya. Karena waktu SDM terbatas, seleksi awal biasanya dari kedua hal tersebut.

Gunakan Alamat Surel Formal

Jangan pernah mengirim surel lamaran kerja melalui surel dengan alamat tidak profesional. Jika kamu melakukan hal ini, siap-siap surat lamaran kerjamu tak akan diperhatikan. Jadi, hindari alamat surel 'gundamx1309@email.com' atau 'chayankamucelalu@email.com'.

Contoh alamat surel itu menunjukkan bahwa kamu merupakan pribadi yang tidak serius. Karena itu, sejak awal meniti karier, minimal pastikan punya satu alamat surel formal.

Pastikan Tulisan Rapi

Saat membuat lamaran, rapikan tulisan dengan batas kiri dan kanan, sejajarkan huruf dan gunakan format pengaturan tulisan agar tampak rapi. Misalnya, jangan menggunakan lebih dari dari dua jenis huruf. Kemudian gunakan huruf yang mudah dibaca seperti Calibri atau Arial.

Jangan Asal Menulis Resume

Pakar karier Abby Kohut mengatakan, dia tak percaya dengan orang-orang yang menulis resume tanpa mencantumkan periode waktu pengalaman kerja. Hal ini mungkin bukan masalah, namun bisa menjadi satu langkah untuk menipu.

Jika kamu menganggur, jangan pernah mencoba menyembunyikannya. Bila kamu melakukannya, hal ini justru merugikanmu. Mungkin kamu adalah kandidat terkuat, tapi tetap apa yang kamu lakukan adalah percobaan untuk membohongi status saat melamar kerja.

Terlalu Cepat Mengirim Ulang

Beri waktu bagi perusahaan untuk memberikan respons. Jika dalam beberapa hari surel yang kamu kirim belum mendapat respons, jangan panik. Pihak SDM bisa saja sibuk dan punya ribuan kandidat yang harus dicek. Bila ingin mengirim ulang surel lamaran kerja, pastikan bahasa dan etika yang sopan.