Kocak, 6 Hal yang Bikin Kerja dari Rumah Serasa di Kantor

Ilustrasi
Ilustrasi

Semakin merebaknya virus korona membuat pemerintah mengeluarkan imbauan pada perusahaan agar menerapkan sistem kerja dari rumah pada karyawannya. Hal ini dinilai efisien mengingat situasi yang memang semakin meresahkan.

Memang sih, masih banyak perusahaan yang tetap meminta karyawannya datang ke kantor. Namun bukan berarti mereka tidak mengindahkan imbauan pemerintah ya. Mungkin saja karena memang pekerjaan para karyawan tersebut tidak memungkinkan untuk dikerjakan dari rumah.

Namun untuk perusahaan yang umumnya bergerak di bidang digital, sistem kerja dari rumah atau yang biasa disebut remote ini bisa diterapkan. Kalau kantor kamu bagaimana?

Namun tak bisa dimungkiri kalau ada yang menganggap kebijakan ini kurang efektif. Selain kurangnya pengawasan, minimnya fasilitas di rumah bisa jadi kendala.

Sebut saja seperti internet yang tidak sekencang di kantor dan sejumlah contoh lainnya. Belum lagi adanya godaan kasur yang cuma berjarak beberapa langkah. Pada akhirnya, pekerjaan menjadi tidak maksimal dan kadang tidak terselesaikan tepat waktu.

Tapi kalau kira renungkan lagi, kebijakan kerja dari rumah tentunya jadi hal yang masuk akal untuk meminimalisir potensi penyebaran virus korona. Nah, kalau kantor kamu jadi salah satu perusahaan yang menerapkan kebijakan ini, mending kita manfaatkan untuk meningkatkan daya tubuh sambil bekerja.

Lalu bagaimana supaya tetap efisien? Nah, ada tips menarik nih seperti yang dibagikan Gaby Spartz lewat akun Twitter-nya. Simak yuk apa tips kocak dari co-founder dari Dose ini.

Pakai baju kerja

Terbayang enggak di benak kamu ide ini? Meski bekerja dari rumah memungkinkan kamu untuk mengenakan baju santai, bahkan daster sekalipun, Gaby menyarankan untuk tetap memakai baju kerja.

Menurut dia, memakai baju kerja akan memberi kita motivasi untuk tetap produktif dan sebagai batasan kapan waktu kerja dimulai dan selesai. Lucu juga buat konten.

Berlakukan jam masuk kerja

Penelitian memang mengatakan bahwa manusia punya jam produktif yang sudah terbentuk karena kebiasaan. Nah, lantaran kamu sudah terbiasa dengan jam kerja, terapkan saja pada sistem kerja dari rumah ini.

Bangunlah pagi seperti biasa. Tetapkan jam berapa kamu mulai bekerja layaknya di kantor dan akhiri pada waktu seperti biasanya.

Siapkan ruang kerja

Jika memungkinkan, sulap area di dalam rumah sebagai ruang kerjamu. Ukurannya tidak perlu terlalu besar, namun pastikan suasananya menyerupai ruang kantor. Ambil meja kerja yang sesuai. Jangan di atas kasur ya.

Bawa pulang alat kerja

Perusahaan menginginkanmu untuk tetap produktif selama bekerja dari rumah, karena itu kamu dapat memberitahu apa saja alat kerja yang kamu butuhkan untuk mendukung pekerjaanmu selama di rumah. Bawa pulang fasilitas kerja yang memungkinkan seperti laptop.

Tentukan jam istirahat

Meski bekerja di rumah, waktu istirahat tetap perlu dijadwalkan agar kamu tidak jenuh saat bekerja. Jadwalkan waktu makan siang dan istirahat selama satu jam selayaknya durasi jam istirahat di kantor. Kamu juga bisa menyelipkan waktu coffee break pada sore hari.

Jangan terbalik ya, jam istirahat 5 jam, sisanya kerja. Duh.

Manfaatkan Perangkat Digital

Ini dia. Sekarang zaman serbacanggih. Apapun bisa kamu lakukan dengan mengandalkan smartphone, termasuk dalam hal pembayaran. Pekerjaanmu berhubungan dengan transaksi? Kamu bisa gunakan BCA mobile.

Mau pesan makanan via ojek online tapi saldo habis? Kamu juga bisa top up via BCA mobile. Enggak perlu ke minimarket lagi. Gampang, kan? Klik tautan ini untuk caranya.

Biarpun terasa kocak, setidaknya kamu bisa tetap produktif, efisien, dan tentu saja ikut serta dalam upaya mengurangi potensi penularan virus korona. Yuk jaga kesehatan.