Lebih dari Separuh Konsumen Galau Saat Belanja Online

61 persen konsumen tidak tahu apa yang mau dibeli saat belanja online.
61 persen konsumen tidak tahu apa yang mau dibeli saat belanja online.

Sebuah riset dari Facebook mengungkapkan lebih dari separuh konsumen galau memilih barang saat belanja online. Apesnya, kegalauan mereka akhirnya berujung pada pilihan yang salah.

Padahal 53 persen responden sebenarnya tahu produk mana yang sedang tren atau dicari banyak orang.

Sebanyak 12 persen dari mereka mengetahuinya dari berbagai platform media sosial.

Namun tetap saja hal ini tak membuat 61 persen konsumen tahu apa yang mau dibeli saat belanja online. Mereka terjebak di perasaan takut salah pilih, karena hampir semuanya punya keunggulan masing-masing.

Sebuah studi berjudul Riding the Digital Wave berhasil mengungkap penyebabnya. Rupanya kegalauan yang melanda mereka itu karena memiliki pengalaman buruk saat belanja online.

Nah, apa saja sih pengalaman buruk yang sering dialami konsumen?

1. Terkecoh Foto

Pada dasarnya pedagang memang ingin barangnya laku. Salah satu upayanya dengan memasang foto produk yang menarik.

Namun foto dan kenyataan terkadang tidak sama. Itulah mengapa kamu harus teliti melihat gambar produk. Jangan sampai kecewa karena mendapatkan barang yang enggak sesuai keinginan lantaran terkecoh foto.

2. Terkecoh Harga

Riset Facebook mengungkap selain foto, banyak konsumen cenderung melihat harga dulu baru detail produk. Padahal kamu harus selalu ingat bahwa harga dan kualitas itu berjalan searah.

Jadi kalau kamu lihat ada barang bagus berharga miring, pastikan apakah barang tersebut sebenarnya sedang diskon atau tidak. Kalau ternyata harga aslinya, kamu patut meragukan kualitas barangnya.

Perhatikan juga spesifikasi barangnya. Terkadang ada hal-hal tertentu yang membuat harga di toko yang satu lebih mahal dibandingkan toko yang lain.

3. Takut Penipuan

Waspada penipuan memang wajib, tapi jangan juga berlebihan takutnya. Selama kamu belanja online di platform resmi dan menggunakan metode transaksi yang benar, risiko tertipu sebenarnya bisa diminimalisir. Kecuali kalau kamu belanja di luar platform resmi.

4. Malah Lebih Mahal

Beberapa produk terkadang memang jadi lebih mahal saat dijual di platform online. Namun perlu kamu ingat, angka yang lebih mahal di sini biasanya disebabkan karena adanya biaya ongkos kirim.

Maka dari itu, rajinlah mengecek apakah e-commerce atau marketplace tersebut sedang ada promo gratis ongkir atau tidak. Gunakan juga uang digital untuk pembayaran karena biasanya ada promo cashback yang bisa kamu dapatkan.

Nah, dengan promo-promo itu, harga barang incaranmu jadi lebih murah. Kamu pun diuntungkan karena selain enggak perlu repot keluar rumah, barang pun di antar langsung ke kamu.

Itulah tadi beberapa pengalaman buruk yang kadang membuat orang galau saat belanja online. Agar tidak kecewa, kamu juga harus mengecek reputasi toko online dengan melihat rating, banyaknya barang yang terjual, komentar pelanggan lain, dan bila perlu alamat toko penjual.

Semoga enggak galau lagi ya. Sebab belanja online, semestinya memang menyenangkan.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.