Panduan Tetap Produktif Meski Bekerja dari Rumah

Panduan Tetap Produktif Meski Bekerja dari Rumah
Panduan Tetap Produktif Meski Bekerja dari Rumah

Seiring kemajuan teknologi, rumah pun mulai memiliki fungsi tambahan sebagai kantor kedua. Beberapa perusahaan besar, seperti Apple, berawal dari garasi rumah. Selain itu, banyak pula perusahaan yang mengizinkan karyawannya untuk kerja dari rumah.

Meski demikian, kondisi semacam ini butuh strategi khusus agar kerja tetap produktif. Cosmopolitan punya kiat untuk menjaga produktivitas tersebut.

Membuat Rencana Kerja

Jangan anggap bekerja dari rumah adalah kesempatan bersantai. Agar tetap produktif, buat rencana kerja layaknya di kantor. Misal, batasi waktu kerja mulai pukul 10.00-17.00. Lakukan semuanya selayaknya akan pergi ke kantor.

Bila kamu terbiasa jalan-jalan di jam makan siang, lakukan hal yang sama. Misalnya untuk membeli makanan atau camilan.

Batasi Waktu Kerja

Terdengar kontradiktif memang, namun hal ini sangat penting. Bekerja di rumah bukan berarti kamu harus bekerja sepanjang hari. Kebiasaan ini malah tidak sehat. Ikuti aturan yang sudah kamu buat di poin pertama, terutama soal jam kerja dan istirahat. Disiplinlah.

Miliki Tempat Kerja Khusus

Lebih baik kamu memiliki ruang kerja sendiri. Bila tidak ada, sulap ruang kosong, bila ada, menjadi ruang kerja. Setelah selesai, kamu bisa mengubahnya kembali ke kondisi awal.

Jangan Kenakan Piyama

Kerja di rumah memang tak terikat kode etik pakaian seperti di kantor. Namun, jangan pakai piyama sepanjang hari. Mengenakan piyama membuatmu terus merasa mengantuk, lemas, dan loyo. Bila perlu, dandan sedikit meski di rumah.

Buat Rencana Keluar Rumah

Bekerja di tempat yang sama dengan tempat tidur atau makan akan cepat memicu rasa jenuh. Untuk menghindarinya, rencanakan jam pergi bersama teman, rekan kerja atau sahabat. Jangan lupa, sempatkan olahraga di luar rumah untuk mengusir penat.

Hargai Diri Sendiri

Ketika kamu berhasil mencapai target dan sudah melalui pekan produktif, beri penghargaan pada diri sendiri atas kerja keras yang tak sia-sia. Misal, makan di restoran favorit usai bekerja.

MORE FROM MY SITE