Penelitian: Orang Lebih Bahagia Saat Membahagiakan Orang Lain

Penelitian mengatakan kalau orang yang memberi hadiah merasakan kebahagiaan lebih lama dari orang yang mendapatkannya.
Penelitian mengatakan kalau orang yang memberi hadiah merasakan kebahagiaan lebih lama dari orang yang mendapatkannya.

Ramadan adalah bulan penuh kebaikan. Tidak ada salahnya kita memanfaatkan momen ini untuk berbagi kebahagiaan bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang tersayang.

Berbagi kebahagiaan bisa dalam berbagai cara. Salah satunya memberikan hadiah. Bagaimana, sudah punya target siapa yang ingin kamu berikan hadiah?

Enggak perlu yang mahal, yang penting tulus dan tanpa pamrih. Sebab pemberian sekecil apapun asalkan dilandasi ketulusan, akan memberikan kebahagiaan pada kedua pihak.

Seperti dikutip dari sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science, memberi hadiah tidak hanya memberikan kebahagiaan untuk orang lain, tapi juga membawa kita ke tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi.

Penelitian tersebut mengatakan orang akan lebih bahagia saat membahagiakan orang lain. Malahan kebahagiaan orang yang mendapatkan hadiah akan cepat berkurang dalam hitungan hari. Tapi sukacita karena memberikan hadiah dapat bertahan selama berhari-hari.

Biar lebih yakin, peneliti menguji konsep dengan melakukan studi analisis terhadap 96 peserta. Jadi peserta diberi hadiah uang sebesar US$5 atau sekitar Rp74 ribuan. Mereka lalu diminta untuk menghabiskan uang tersebut.

Tidak ada aturan khusus untuk menggunakan uangnya. Mereka bebas memakainya untuk beli barang, beli kue, ataupun untuk amal.

Apa hasilnya? Setelah dianalisis, orang-orang yang menghabiskan uang untuk keperluan diri sendiri pada awalnya cukup senang. Tapi dalam waktu lima hari, kebahagiaannya itu memudar. Sebaliknya, orang-orang yang memakai uangnya untuk amal justru tetap merasa bahagia selama lebih dari lima hari.

Penelitian kemudian dilanjutkan dengan melibatkan lebih banyak peserta, yakni 500 orang. Kali ini, mereka ditantang menyelesaikan permainan teka-teki online yang berhadiah sejumlah uang.

Kemudian sama seperti metode awal, mereka dipersilakan menggunakan uang tersebut. Hasil analisisnya pun sama saja

“Penelitian kami mengungkapkan pemberian berulang, bahkan dengan cara yang identik untuk orang lain, dapat terus terasa relatif segar dan menyenangkan,” kata peneliti psikologi Business of Chicago Booth School of Business, Ed O'Brien, seperti dikutip dari New York Post.

Nah, sudahkah kamu membahagiakan orang lain di bulan Ramadan ini? Kalau belum, yuk lakukan. Kamu bisa tiru seperti 6 cara anak milenial berbagi di tengah pandemi ini.

Untuk tambah-tambah ide berbagi, manfaatkan ragam promo Berkahnya #RamadanDiRumah di tautan ini. Ada banyak banget promonya.