Setahun, 88 Persen Milenial Tiga Kali Wisata ke Luar Negeri

Seorang milenial berlibur ke Thailand
Seorang milenial berlibur ke Thailand

Travelling rupanya sudah benar-benar menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi, terutama bagi kalangan milenial. Bahkan menurut survei Topdeck Travel, 88 persen milenial rata-rata berwisata ke luar negeri tiga kali setahun.

Survei ini dilakukan kepada 31.000 milenial dari 134 negara. Menariknya, 94 persen dari mereka masih berusia antara 18-20 tahun. Inilah mengapa generasi ini disebut-sebut sebagai pasar yang besar bagi industri pariwisata.

Fenomena kebutuhan ini pula yang telah membuka peluang bisnis wisata semakin besar. Termasuk bagi kamu yang ingin menjalani bisnis di sektor ini.

Namun, Topdeck melaporkan bahwa traveller muda ini lebih suka mengatur perjalanan sendiri. Kalaupun ada yang menggunakan jasa perjalanan, mereka memilih yang berbasis aplikasi.

Ini dia tantangannya. Pelaku bisnis wisata sudah harus menyesuaikan model usahanya sesuai tuntutan pasar. Termasuk juga soal informasi dan promosi, di mana semuanya sudah mesti berbasis digital.

Sementara soal jenis wisata, pada dasarnya generasi ini menyukai wisata alam. Mereka lebih senang bertualang dan mencoba hal-hal baru. Untuk itulah kamu perlu memberikan informasi yang user friendly.

Ya, jasa perjalanan konvensional boleh saja mulai sepi peminat. Namun bukan berarti tidak dibutuhkan. Sebab dari survei juga terungkap bahwa banyak milenial menyukai paket promo liburan.

Nah, di sinilah peluangmu untuk menggaet pasar sebanyak-banyaknya. Namun seperti dibahas tadi, dahulukan dulu website atau aplikasi yang bersahabat dengan pelanggan ya.

Hanya saja memang, pengembangan teknologi tentunya tidak tanpa biaya lumayan besar. Yuk klik tautan ini untuk mendapatkan solusinya. Kamu bisa mengandalkan berbagai fitur solusi modal seperti yang ada di BCA di sini.