Tak Perlu Malu untuk Hidup Hemat

Tak Perlu Malu untuk Hidup Hemat
Tak Perlu Malu untuk Hidup Hemat

Hidup hemat merupakan pekerjaan berat. Namun, di mata orang di dekatmu, pasti ada yang melabelmu dengan bermacam sebutan atau jadi bahan bercandaan.

Namun, jangan malu dengan pola pikir sadar keuanganmu ini. Banyak orang mengeluh selalu bangkrut dan tidak punya cukup uang, dan kenyataannya mereka tak berjuang untuk mengubahnya.

Jadi, bila hidup hemat sudah menjadi kebiasaanmu, jangan malu, karena hidup hemat tidak datang secara alami, butuh perjuangan menekan hasrat belanja.

Ini adalah jati dirimu. Semua orang punya kepribadian keuangan berbeda-beda. Beberapa diantaranya merupakan tukang belanja kelas berat, lainnya akan menyimpan uangnya baik-baik seolah tak akan mendapat uang lagi.

Bila kamu termasuk orang hemat, berbanggalah. Semua orang punya caranya sendiri dalam membelanjakan uangnya. Pahami bahwa ada perbedaan antara hemat dan murahan.

Sifat murahan bisa memengaruhi kualitas hidup, sedang hemat membuat hidup berkualitas.

Kamu tak terlalu peduli pada tren. Bila kamu berkomitmen untuk hidup hemat, maka kamu tak akan merasakan tekanan untuk mengikuti tren yang sedang terjadi.

Terlebih lagi, di era dimana keuangan teman menjadi tekanan. Ini merupakan masalah besar dalam lingkaran sosial. Bila satu teman membeli gadget baru, seolah ada keharusan untuk memperbarui gadget yang kamu miliki.

Bila tekanan ini sudah bukan lagi bagian dari hidupmu, maka berbanggalah atas pencapaian ini. Kewajiban dalam hal keuangan.

Banyak orang akan mengomentari gaya hidup hematmu. Namun, bila kamu sudah merasa hidup hemat sudah menjadi keharusan, tak ada alasan lagi untuk menjadi malu, terutama bila kamu sadar banyak yang sudah kamu korbankan dibanding orang lain.

Termasuk, berbuat apapun untuk tetap bisa menabung. Kamu bisa memiliki tabungan yang besar.

Hal ini memang bukan hal pasti, namun bila kamu memilih untuk tidak menghabiskan pendapatan tambahanmu, kamu akan memiliki uang banyak dalam tabungan dibanding mereka yang mengolokmu hidup murahan.

Jadi, lain kali kamu merasa malu atau ada tekanan untuk menyesuaikan hidup hematmu, lihat kembali tabunganmu dan ingat bahwa banyak orang tak memiliki tabungan sebanyak punyamu, bahkan untuk mengatasi masalah darurat kecil sekalipun.

Kamu bisa mencapai target lebih cepat. Dari daftar panjang targetmu, kamu bisa mewujudkannya lebih cepat dari seharusnya. Hidup hemat bisa mempercepat proses pencapaian ini.

Bila kamu mengurangi pengeluaranmu, kamu akan punya uang untuk membayar utang, liburan atau bahkan persiapan pensiun.

Kamu punya bahan ajar soal kebiasaan keuangan yang baik untuk anakmu. Anak-anak sering meniru orang tuanya. Demikian, anakmu juga akan ikut meniru kebiasaan hidup hematmu.

Bayangkan bila kamu merupakan orang boros seperti mereka yang mengolokmu?