Tips Pilih Ponsel Buat Kebutuhan WFH

Nomor satu absensi, nomor dua eksistensi
Nomor satu absensi, nomor dua eksistensi

Adanya pandemi membuat sejumlah perusahaan membuat kebijakan work from home (WFH) atau kerja dari rumah bagi beberapa karyawannya. Hal ini dinilai keputusan paling bijak untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 yang masih belum menunjukkan penurunan.

Namun, kerja dari rumah bukan berarti tanpa kesulitan. Kita harus menyediakan sejumlah perlengkapan yang bisa menunjang kebutuhan kerja, misalnya laptop atau komputer, jaringan internet, dan tentu saja ponsel—minimal berjenis ponsel pintar.

Ya namanya gawai, pasti ada kalanya performanya menurun. Namun HP lemot enggak boleh jadi alasan untuk libur dong? Artinya waktunya beli ponsel nih.

Sekarang ada banyak kok ponsel murah tapi spesifikasinya lumayan. Soalnya persaingan antar merek sekarang sudah semakin ketat. Hanya saja lantaran tiap tahun selalu ada HP keluaran terbaru, kadang kamu suka bingung enggak sih saat memilihnya?

Nah, biar enggak terlalu bingung, buat dulu filter untuk memilihnya. Simak yuk 5 filter saat pilih ponsel buat kebutuhan WFH.

1. Fitur Lengkap atau Merek Ternama

Filter pertama adalah berdasarkan fitur lengkap atau merek. Begini, ada yang mereknya bagus, tapi fiturnya gitu-gitu aja. Ada juga yang mereknya tidak terlalu populer, tapi canggih, bisa ini bisa itu. Aplikasi bawaannya juga lengkap, jadi enggak perlu ribet unduh-unduh lagi.

Namun untuk keperluan kerja, yang penting pastikan sudah ada aplikasi pendukung untuk buka dokumen seperti word, excel, power point, PDF, dan semacamnya. Soalnya ada lho HP yang belum dilengkapi aplikasi keperluan kerja. Padahal mereknya bagus.

2. Layar Besar atau Kecil

Filter kedua adalah layar. Lihat kebutuhanmu. Kalau ingin main game atau ingin video call puas ya pilih yang besar. Tapi kalau pilih yang nyaman dan bisa masuk kantong ya yang kecil saja.

Kalau untuk keperluan kerja sih lebih enak jangan yang terlalu kecil ya. Nanti mata capek lihat presentasi rekan kerjamu.

3. Kamera Depan atau Belakang

Ini juga jadi filter yang penting. Kalau kamu suka selfie, kamera depan tentu jadi indikator pilihan. Apalagi untuk video telekonferensi kan pakai kamera depan.

Namun kalau kamu suka travelling dan foto alam terbuka, kamera belakang tentu jadi prioritas utama. Ingat, semakin canggih kameranya, semakin mahal harganya.

4. Memori Besar atau Kecil

Kerja di rumah tentunya akan membutuhkan memori besar untuk mengunduh dokumen. Enggak lucu kan setiap ada dokumen masuk kamu harus hapus aplikasi dulu?

Lain hal kalau kamu memang rajin memindahkan dokumen dari ponsel ke laptop. Atau bagus lagi kalau kamu paham cara memanfaatkan Cloud Storage untuk menyimpan foto-foto dan data kamu.

5. Beli Online atau Offline?

Filter terakhir adalah tempat belinya. Ada plus minus antara offline dengan online.

Kalau beli offline, biasanya kita bisa minta bonus, seperti antigores, earphone, ataupun bonus kartu perdana. Beli online juga ada sih, cuma ya khusus antigoresnya pasang sendiri.

Beli secara online juga berarti kita enggak perlu ke mana-mana. Namun suka kesal enggak sih, sudah jauh-jauh datang ke tokonya eh barangnya suka tiba-tiba enggak ada.

Selain itu, faktor kepercayaan juga kadang jadi batu ganjalan di hati. Pasalnya ponsel kan bukan barang puluhan ribu, melainkan jutaan rupiah.

Untunglah Erajaya punya solusinya. Mereka buka layanan Home Delivery Service, yakni pesan secara online via WhatsApp, tapi bayarnya di rumah. Jadi nanti misalnya kamu beli ponsel di Erafone, nanti petugas di toko terdekat akan membawakan barangnya ke rumahmu.

Saat di rumah, kamu bisa cek kondisi, minta tolong dipasangkan antigores, instalasi aplikasi, dan langsung bayar pakai EDC mobile.

Siapkan saja Kartu Kredit BCA atau Kartu Debit BCA kamu. Selain dapat promo bebas ongkir, kamu juga bisa mengubah transaksi jadi cicilan. Asyik, kan?

Cek di sini ya.