Trik Liburan Hemat buat First Jobber

Ilustrasi trik liburan hemat
Ilustrasi trik liburan hemat

Liburan sudah selayaknya dapat dinikmati oleh semua orang, termasuk oleh first jobber atau anak muda yang baru merintis karier di dunia profesional.

Perlu dicatat bahwa liburan bukan sekadar aktivitas mengeluarkan uang lebih tanpa ada manfaat. Meski perlu menyisihkan dana lebih, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari liburan, seperti untuk menghilangkan stres, menambah pengetahuan baru, hingga menambah produktivitas saat kamu kembali bekerja.

Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa sebagian first jobber atau mereka yang baru merintis karier merasa ragu untuk pergi berlibur. Alasannya utamanya tak lain soal dana yang harus dikeluarkan saat berlibur dapat menguras habis tabungan mereka. Padahal ada beberapa trik liburan hemat yang dapat diterapkan sehingga liburan tidak akan membuat tabungan terkuras habis.

Hal pertama dan paling penting untuk dilakukan adalah membuat perencanaan yang matang. Tentukan tujuan liburan beserta tempat-tempat yang ingin dikunjungi. Dengan begitu kamu dapat memerkirakan biaya yang harus dikeluarkan saat berlibur, mulai dari biaya transportasi, penginapan, makan, hingga tiket masuk tempat wisata.

Kedua, persiapkan dana liburan sejak jauh hari. Jangan pergi liburan secara mendadak. Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, kamu dapat menabung lebih banyak sambil mencari tiket perjalanan dan penginapan yang lebih murah.

Jika takut uang tabungan untuk liburan terpakai, kamu bisa mencoba tabungan berjangka dari Tahapan Berjangka BCA. Program tersebut menawarkan kemudahan menabung mulai dari Rp500 ribu per bulan dan jangka waktu minimal 12 bulan dengan sumber dana dari rekeningmu. Tahaka BCA juga memberikan bunga kompetitif sehingga biaya liburanmu akan lebih cepat terkumpul.

Ketiga, memilih waktu liburan yang tepat. Kunci liburan hemat adalah dengan memilih waktu low season. Yang dimaksud dengan high season yaitu waktu libur sekolah, lebaran, dan tahun baru. Pada musim liburan harga tiket perjalanan dan penginapan lebih mahal sekitar 30-50% dibandingkan saat low season.

Trik terakhir dengan memanfaatkan ragam promosi yang ditawarkan agen perjalanan dan maskapai penerbangan. Pada waktu tertentu, agen perjalanan dan maskapai penerbangan kerap memberikan penawaran khusus atau potongan harga. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan tiket perjalanan atau penginapan yang jauh lebih murah dibandingkan harga normal.