Urusan Digital Payment, Ternyata Wanita Lebih Canggih dari Pria

Tiga wanita tampak asyik dengan promo-promo di internet.
Tiga wanita tampak asyik dengan promo-promo di internet.

Sebuah riset dari Google bertajuk Digital Wallet Study menunjukkan kaum Hawa ternyata lebih canggih dari kaum Adam. Hal ini sekaligus menampik anggapan yang beranggapan pria lebih melek teknologi daripada wanita, setidaknya dalam urusan digital payment.

Riset tersebut menunjukkan wanita di usia 25-34 tahun lebih mengadopsi uang digital ketimbang pria. Salah satu indikator penyebabnya karena kaum Hawa lebih tak bisa menahan melihat promo belanja.

Ya, banjir diskon seperti cashback 30%, bahkan ada yang menawarkan 100% cashback, rupanya menjadi faktor utama banyak orang beralih ke digital payment. Hal ini didukung hasil riset Snapcart yang menunjukkan sekitar 84% responden tak berdaya karena promosi, potongan harga/cashback, dan beralih menggunakan e-wallet.

Belum lagi dengan adanya teknologi QR Code. Dari riset VISA, sekitar 57% responden tahu akan QR Code dan tertarik mencoba metode ini. Alasannya beragam, mulai dari kemudahan, cepat, dan tidak perlu ribet mengisi data diri. Penggunaan QR Code pun makin banyak di sejumlah konter, restoran, atau tempat makan offline.

Rayya (25 tahun), salah satu karyawan perusahaan swasta di Jakarta, mengaku nyaman dengan adanya teknologi QR Code. Tanpa ribet, ia tinggal mengeluarkan ponsel dan melakukan scan saat pembayaran.

"Pernah, Aku pernah bayar pakai QR Code di BCA mobile. Menurutku simpel sih. Enggak pusing soal kembalian juga, kan," ujarnya. Klik ini untuk tahu lebih dalam soal QR Code BCA.

Terlepas dari itu, fenomena ini sepertinya menunjukkan bahwa Indonesia sudah benar-benar siap untuk cashless. Masih dari riset Visa Payment Study, sekitar 76% responden Indonesia percaya diri tanpa uang tunai selama 24 jam. Angka ini paling tinggi dibandingkan negara ASEAN lainnya.

Nah, bagaimana dengan kamu? Sudah beralih ke digital payment?