Buat Anak Muda, Jangan Tunda Investasi Hingga Puncak Karier (2)

karyawan muda
karyawan muda

Setelah memperkaya pengetahuan, Melvin bilang, anak muda bisa mulai mencari produk investasi untuk mencapai tujuan keuangan itu. "Ibarat ke pusat kebugaran, mereka yang mau mencoba investasi harus punya personal trainer. Mereka bisa datang ke perencana keuangan," kata Melvin.

Menurut Melvin, di tahun awal bekerja, karyawan muda harus segera investasi. Bila menunggu sudah di puncak karier, mereka tidak bisa coba-coba lagi investasi. Alhasil, lebih baik jatuh di usia muda daripada ketika sudah di puncak karier.

"Usia di bawah 35 harus sudah mulai investasi. Usia 35-40 tahun sudah masuk akselerasi. Sekarang waktunya belajar," saran Melvin.

Perencana keuangan independen Safir Senduk menyambung, mengedukasi orang untuk berinvestasi tidaklah mudah, baik karyawan muda maupun yang lebih dewasa. "Investasi beda dengan belanja. Belanja dapat di awal, sedangkan investasi dapat untung di akhir. Tapi, semakin cepat investasi, hasilnya akan semakin besar," kata dia.

Menurut Safir, ada dua faktor yang membuat orang mau berinvestasi. Pertama, investasi untuk mencapai dana tertentu. Misalnya ingin lanjut kuliah. Kedua, investasi untuk meningkatkan kekayaan. Bila tidak punya target itu, jelas orang itu sulit untuk diedukasi tentang investasi.

"Biasanya, orang mau berinvestasi jika ada keperluan darurat atau target di depan mata. Kalau tidak ada, akan sulit," sebut Safir. Safir punya beberapa tip bagi karyawan muda untuk memulai berinvestasi.

Satu, investasikan uang di produk yang sudah akrab. Contohnya, deposito. Meski bunga masih terbilang kecil, anak muda bisa mulai belajar investasi. Dua, investasi di emas. Hanya biasanya, anak muda tahunya emas adalah perhiasan padahal ada emas batangan seperti produksi PT Antam Tbk.

Tiga, perlu edukasi bahwa investasi bisa dimulai dari dana yang sedikit. "Kita bisa mulai berinvestasi ketika sudah mendapat pemasukan. Entah dari uang saku atau penghasilan dari awal bekerja," katanya. Namun, kata Safir, usia ideal bagi anak muda untuk investasi adalah saat mulai bekerja sekitar 22 tahun.

Empat, agar langkah makin mantap, karyawan muda bisa datang ke perencana keuangan untuk meminta masukan. Cuma, yang lebih penting adalah mendatangi customer service bank untuk meminta melakukan autodebet dari rekening, misalnya, untuk dimasukkan ke reksa dana.

Jadi, sudah siap berinvestasi?

MORE FROM MY SITE