Cara Mudah Cek Kesehatan Keuangan di Masa Pandemi

Financial check up
Financial check up

Masa pandemi COVID-19 telah menghadirkan banyak hal tak terduga dalam kehidupan kita. Tantangan yang ada pun semakin beragam, ada yang penghasilannya turun, job berkurang, hingga kehilangan pekerjaan.

Maka, masa pandemi ini merupakan waktu yang tepat bagi kita untuk mengecek kembali kondisi kesehatan keuangan kita sebelum terlambat. Hal ini diungkapkan oleh perencana keuangan Prita Ghozie dalam webinar "Perencanaan Keuangan untuk Teman Tuli" beberapa waktu lalu.

"Sekarang merupakan waktu yang tepat memeriksa kesehatan keuangan kita. Supaya kita bisa membuat perencanaan keuangan yang lebih baik ke depannya," kata Prita.

Menurut Prita, ada cara mudah untuk memeriksa kesehatan keuangan, yakni dengan memperhatikan 3 indikator utama. Cara ini bisa dipraktikkan oleh siapa saja baik yang berprofesi sebagai karyawan, freelancer, maupun pemilik usaha. Apa saja indikator tersebut?

Rasio likuiditas

Hal pertama yang harus diperiksa adalah rasio likuiditas. Artinya, pengeluaran tidak boleh lebih besar dari pemasukan, sehingga arus kasnya positif. Catat seluruh pengeluaran rutin bulananmu agar lebih mudah memantau rasio likuiditas.

Selain itu, kamu juga mengevaluasi kewajiban dengan rumus "aset - kewajiban = kekayaan bersih". Usahakan aset yang kamu miliki seperti, kas, tabungan, modal kerja, kendaraan, rumah, dan lainnya lebih besar dibandingkan kewajibanmu (utang, cicilan KPR/kendaraan/gadget dan lainnya).

Rasio menabung

Indikator selanjutnya yang harus kamu perhatikan adalah rasio menabung. Prita menyarankan setidaknya 10 persen penghasilanmu digunakan untuk tabungan. Nilai tersebut sudah merupakan nilai minimum dan tidak boleh dikurangi lagi ya.

Nilai 10 persen tersebut juga harus memenuhi syarat lainnya, yakni memiliki dana darurat minimal sebesar tiga kali pengeluaran bulanan. Namun, di tengah pandemi seperti saat ini, idealnya dana darurat harus disiapkan hingga sebesar 12 kali pengeluaran bulanan.

Rasio berutang

Indikator terakhir yang akan membantumu dalam menentukan kondisi kesehatan keuanganmu adalah rasio berutang. Soal utang ini mungkin sudah sering kamu baca dan dengar dari berbagai pakar keuangan.

Intinya, rasio utang yang kamu miliki maksimal hanya 30 persen saja dari penghasilanmu. Dengan menjaga rasio utang di bawah 30 persen dan sekaligus memerhatikan dua indikator lainnya di atas maka keuanganmu bisa dikatakan dalam kondisi sehat.

Untuk memudahkan pengelolaan keuangan dan memantau kondisi keuangan, Prita menyarankan membagi uang ke beberapa rekening sesuai tujuannya, seperti untuk kebutuhan sehari-hari, dana darurat dan tabungan, serta yang terakhir untuk self love.

Untuk self love atau menyenangkan diri sendiri, Prita juga menyarankan menggunakan dompet digital atau e-wallet yang juga terhubung ke akun e-commerce milikmu sehingga pengeluaranmu bisa lebih terkontrol.

Nah, gampang banget, kan? Kalau kamu cuma punya satu rekening, langsung saja buka rekening baru sekarang juga.

Caranya gampang banget karena sekarang sudah bisa buka rekening pakai HP. Asyik, kan enggak perlu keluar rumah.

Cara Buka Rekening Pakai HP.