Jadi Blogger pun Harus Pintar Mengatur Keuangan

Ilustrasi perlengkapan blogger
Ilustrasi perlengkapan blogger

Bagi kamu yang tidak terlalu menyukai bekerja sebagai karyawan, blogger biasanya menjadi pilihan favorit. Selain bebas melakukan apapun yang diinginkan, menjadi blogger juga bisa mendatangkan keuntungan besar, lho.

Tidak sedikit contoh blogger yang sukses dan menjadi kaya raya. Berkat tulisan-tulisannya, tak jarang ia diundang institusi tertentu bahkan sampai ke luar negeri.

Namun faktanya, banyak blogger pemula yang justru lupa dalam hal pengelolaan keuangan. Padahal penghasilannya tidak seperti karyawan yang didapat setiap bulan.

Ada kalanya kamu akan mengalami pancaroba alias tidak mendapat pemasukan apapun. Misalnya ketika kamu sakit atau sedang tidak ada inspirasi untuk menulis. Padahal tagihan tidak mengenal kata berhenti. Itulah mengapa seorang blogger pun harus pintar mengatur keuangannya.

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah menghitung berapa rata-rata penghasilan per bulan. Seorang blogger yang berarti seorang freelancer, tentunya punya penghasilan yang bervariasi setiap bulannya.

Nah, untuk membantu kamu, cobalah hitung total penghasilan selama setahun lalu dibagi 12. Kamu bisa menggunakan referensi dari catatan buku rekening atau invoice tahun sebelumnya. Dari situ, kamu bisa menentukan strategi selanjutnya.

Ada baiknya hindari pemborosan yang berlebihan. Ingat, kamu tidak mendapat tunjangan kesehatan atau dana pensiun dari perusahaan. Artinya kamu sendirilah yang harus menyiapkannya.

Selain itu, kamu juga harus utamakan memiliki dana darurat. Sebab dengan tingginya fluktuasi penghasilan kamu, tidak ada jaminan kamu akan memiliki uang cukup di bulan depan atau bulan-bulan selanjutnya. Jadi saat ada penghasilan berlebih, buatlah pos untuk dana darurat minimal 4 hingga 6 kali jumlah penghasilan rata-rata per bulan.

Hal berikutnya tentu saja mengutamakan kebutuhan diri sendiri terlebih dahulu. Mengutamakan diri sendiri bukan berarti membiarkan tanggung jawab lainnya terbengkalai, namun kamu perlu memenuhi kebutuhan diri terlebih dahulu barulah memikirkan kebutuhan lainnya, termasuk kesehatan kamu.

Dari sini setidaknya kita jadi tahu bahwa bekerja sebagai blogger sebenarnya tidak mudah. Butuh dedikasi waktu, konsistensi tinggi, hingga pengetahuan mumpuni agar selalu tampil fit dan produktif.

Makin banyak dan bagus karya yang dihasilkan, banyaknya job diterima, dan semakin terkenal dia, penghasilannya pun akan ikut meroket. Jadilah blogger yang pintar mengelola penghasilannya.

Tanamkan di benak kamu bahwa mengelola uang merupakan kunci vital agar tetap survive di industri blogger yang terus berkembang seperti sekarang.