Mumpung Awal Bulan, Yuk Move On dari Strategi Atur Uang yang Salah

Ilustrasi
Ilustrasi

Mungkin kamu sudah sering mendengar nasihat perencana keuangan yang mengatakan bedakanlah kebutuhan dan keinginan. Hal ini dilakukan agar kita bisa mengerem laju konsumtif yang kadang tidak terkontrol.

Fakta di lapangan ternyata memang seperti itu lho. Saat kamu tidak mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, biasanya akan terjebak dalam berbagai masalah finansial. Parahnya lagi bila kebutuhan utamanya malah tidak terpenuhi.

Tidak bisa membedakan kebutuhan dan keinginan ternyata juga menjadi penyebab seseorang gagal menerapkan rencana keuangan. Meski menggunakan formula atau rumus yang sama dengan yang lain, strateginya tidak akan berjalan lancar. Apalagi kebutuhan dan keinginan seseorang pada dasarnya berbeda-beda.

Nah, mumpung masih awal bulan, yuk atur ulang strategi yang salah selama ini. Namun sebelumnya kamu harus bisa dulu membedakan kebutuhan dan keinginan ya.

Untuk memudahkan kamu, yuk simak ulasan di bawah ini.

Kebutuhan

Sederhananya, kebutuhan merupakan semua yang jika tidak dipenuhi bisa memengaruhi kelangsungan hidup seseorang. Nah, barang yang termasuk kebutuhan adalah yang memberikan aspek psikologis sekaligus dasar atau alasan makhluk hidup menjalankan aktivitasnya. Jadi pada dasarnya manusia harus memenuhi kebutuhannya.

Lantas apa saja sih barang yang masuk kelompok kebutuhan? Kita mengenalnya dengan istilah sandang, pangan, dan papan. Ketiganya kemudian dilengkapi lagi dengan kesehatan, pendidikan, pendapatan, dan lainnya. Yang menarik, internet dan liburan tiba-tiba ramai dibicarakan sudah masuk dalam kebutuhan tidak formal yang juga harus dipenuhi.

Keinginan

Nah, beda dengan kebutuhan, keinginan adalah semua yang jika tidak dipenuhi tidak memengaruhi kelangsungan hidup seseorang. Namun keinginan jika dipenuhi bisa membuat manusia lebih puas dan meningkatkan emosi bahagianya.

Lalu apa saja barang yang masuk kategori keinginan? Nah, ini dia yang menarik. Sandang yang di dalamnya termasuk pakaian, dimasukkan dalam daftar kebutuhan. Namun di sisi lain, pakaian juga bisa menjadi keinginan, dalam hal ini belanja fashion.

Lantas bagaimana membedakannya? Kamu sendirilah yang menentukan apakah pakaian tersebut memang kamu butuhkan atau sekadar suka dan ingin memilikinya untuk koleksi. Pasalnya pakaian kerap kali masuk dalam kategori gaya hidup yang biasanya identik dengan keinginan layaknya gadget dan semacamnya.

Bagaimana? Sudahkah kamu bisa membedakan yang mana kebutuhan dan keinginan? Lagipula tidak ada salahnya kok bila kamu membuka rekening khusus untuk memisahkan kebutuhan dan keinginan. Apalagi buka rekening sekarang sudah sangat simpel.

Tidak perlu ke kantor cabang, cukup dengan smartphone, kamu bisa membuka rekening via BCA mobile. Penasaran? Klik tautan ini untuk panduan mudahnya ya.