Pos-pos Keuangan yang Harus Kamu Miliki

Ilustrasi
Ilustrasi

Masih suka bingung ke mana saja larinya uangmu pergi? Jika masih artinya kamu sedang mengalami masalah keuangan.

Salah satu masalah keuangan yang sering dialami banyak orang adalah tidak dapat mengontrol pengeluaran. Bahkan tidak sedikit yang justru lebih besar pasak daripada tiang, alias lebih besar pengeluarannya daripada pendapatannya.

Hal ini tentu harus segera kamu hentikan. Sebab jika tidak, jangankan kebebasan finansial, hidup kamu saja dari gaji ke gaji.

Untuk menyetop perilaku buruk ini, ada banyak alternatif yang bisa kamu lakukan. Salah satunya adalah disiplin membagi pendapatan ke dalam pos-pos keuangan.

Pos-pos ini harus kamu gunakan sebagaimana mestinya. Tidak boleh kamu campur aduk agar tercipta kebiasaan mengatur keuangan yang baik. Nah, pertanyaannya, pos-pos apa saja yang perlu kamu isi?

1. Pos Wajib

Pos ini berisi kebutuhan dan kewajiban yang memang rutin kamu gunakan per bulannya. Masukkan tagihan listrik, air, pulsa internet, dan makan di sini. Sewajarnya, jumlah uang di pos ini lebih besar dari pos lainnya.

2. Pos Proteksi

Belajar dari masa pandemi seperti sekarang membuat kamu harus punya jaminan perlindungan. Daftarkan kamu dan keluarga untuk ikut asuransi.

3. Pos Investasi

Jika bicara jangka panjang, maka investasi jelas jadi pos yang penting diisi. Sebab hanya dengan investasi, simpanan kamu tidak berkurang nilainya. Lagipula investasi sekarang sudah jauh lebih mudah dan murah.

4. Pos Tabungan

Untuk jangka yang lebih pendek, tabungan jelas tak boleh dilupakan. Pisahkan rekening kebutuhan kamu dengan rekening tabungan. Manfaatkan program tabungan berencana agar komitmen menabung tidak terganggu godaan. Dengan sistem autodebet, kamu enggak perlu repot-repot memasukkan tabungan.

5. Pos Sedekah

Pos ini mungkin antara wajib dan tidak wajib. Namun banyak orang percaya bahwa bersedekah dapat memberikan beribu manfaat baik bagi kamu maupun orang yang menerimanya. Kebahagiaan ini tentu tak bernilai dan diyakini banyak orang akan menjadi sumber rezeki di kemudian hari.

6. Pos Pajak

Sebagai warga negara yang baik, membayar pajak jelas tak boleh dilewatkan. Menghindari pajak sama saja melawan hukum dan ada denda di baliknya. Pajak ini ada macam-macam, bisa pajak dari penghasilan, pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor dan lain-lain.

Itu tadi 6 pos keuangan yang harus kamu isi agar pengeluaran lebih baik dan terkontrol. Dengan begitu, kamu enggak akan bertanya ke mana uangmu pergi lagi deh.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.