Resesi Bukan Cinta, Datangnya Enggak Tiba-tiba

Ilustrasi
Ilustrasi

Tiba-tiba saja banyak orang bicara soal resesi. Padahal kalau kata Maudy Ayunda, yang datangnya tiba-tiba itu hanya cinta. Jadi bukan resesi ya, Guys.

Resesi itu datangnya enggak pernah tiba-tiba. Semua ada prosesnya. Malah ada indikatornya. Jadi setidaknya, orang punya waktu untuk sedia payung sebelum resesi.

Nah, seperti kita tahu, krisis global telah menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dunia, termasuk ancaman resesi. Kalau mau tau tentang resesi baca tautan di bawah ini.

Baca: Alasan Milenial Harus Tahu Apa Itu Resesi

Resesi ini rupanya cukup menyita perhatian dunia. Apalagi sekarang masih dalam kondisi pandemi, di mana banyak perusahaan mengalami penurunan pemasukan sehingga memaksa mereka melakukan efisiensi.

Dilansir Forbes, ancaman resesi memang sepertinya sulit dihindari. Tapi kamu juga jangan panik dulu. Sebab hal tersebut tak akan terjadi secara tiba-tiba.

Seperti disebutkan tadi, ada sejumlah indikator yang bisa dijadikan acuan sebelum sebuah negara dinyatakan memasuki resesi. Nah, itulah saatnya kamu menyiapkan segala persiapan untuk menghadapinya.

Lalu apa saja indikator tersebut? Simak yuk.

Kurva Yield Terbalik

Masih kata Forbes, kurva Yield yang terbalik bisa menjadi salah satu tanda bahwa resesi akan terjadi. Hal ini menandakan bunga obligasi pemerintah jangka pendek lebih tinggi ketimbang bunga obligasi jangka panjang.

Sederhananya begini. Dalam kacamata investor, sewajarnya mereka akan lebih tertarik menanamkan uangnya di sektor pengembalian jangka panjang. Tapi kalau kurva ini terbalik, maka investor menganggap prospek ekonomi jangka panjang tidak menarik, sehingga mereka akan segera menarik uangnya.

Inflasi atau Deflasi

Kita tahu inflasi akan menyebabkan harga kebutuhan dan barang-barang menjadi tinggi sehingga daya beli masyarakat menurun.

Nah, ternyata deflasi juga jadi indikator yang harus diawaspadai. Saat harga barang-barang anjlok, perusahaan akan kehilangan profitnya. Hal ini dapat memengaruhi GDP sebuah negara, lho.

Pengangguran

Masih berhubungan dengan perusahaan yang kehilangan profit, indikator resesi yang wajib dicermati adalah jumlah pengangguran. Saat perusahaan kehilangan profitnya, maka langkah efisiensi akan dilakukan agar perusahaan dapat bertahan.

Terkadang PHK menjadi salah satu cara yang diambil, sehingga menyebabkan angka pengangguran meningkat. Efisiensi yang dilakukan banyak perusahaan akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara yang merupakan salah satu indikator resesi.

Lalu apa solusinya?

Salah satu solusi dan kuncinya ada di dana darurat. Ini sudah jadi solusi yang paling masuk akal dan harus kamu siapkan.

Lalu bagaimana cara menyiapkannya? Tentu saja dengan mengubah gaya hidup dari sekarang.

Buatlah perencanaan keuangan dengan menaruh dana darurat di poin penting. Coret semua rencanamu yang tidak terlalu penting dan bisa ditunda. Pastikan ada uang yang bisa kamu simpan untuk tambahan dana darurat. Kemudian lakukan tiga hal ini:

1. Rekening Khusus

Segera buat rekening khusus simpanan. Kamu bisa buka rekening baru via aplikasi BCA mobile di ponsel. Gampang kok, prosesnya cuma beberapa menit saja.

Klik di sini untuk panduannya.

Jangan lupa pilih kode promosi Grab-BCA saat buka rekening via BCA mobile. Lumayan bisa dapat voucher GrabFood sebesar Rp100 ribu rupiah.

Klik info promonya di sini.

2. Tahapan Berjangka

Selain itu, kamu bisa manfaatkan Tahapan Berjangka di BCA. Dengan setoran bulanan mulai dari Rp500 ribu saja kamu sudah bisa mewujudkan rencana untuk memiliki dana darurat.

Adanya fitur autodebet membuat proses menabung jadi lebih mudah dan enggak takut lagi duitnya terpakai. Enggak heran deh kenapa Tahapan Berjangka di BCA jadi andalan milenial.

Klik di sini untuk coba simulasinya.

Investasi

Langkah berikutnya adalah investasi. Untunglah sekarang ada WELMA, aplikasi yang bikin milenial mudah kelola uang untuk investasi.

Aplikasi ini juga jadi jawaban untuk kamu yang masih bingung mau investasi apa. Sebab di dalamnya kamu akan dituntun untuk mengenal lebih jauh tentang produk-produk inovasi lengkap dengan perbandingan skema-skema yang paling sesuai kebutuhan.

Cara menggunakan WELMA juga gampang banget kok. Soalnya fitur-fitur dalam aplikasi Welma memang terbilang “beginner friendly”.

Tinggal unduh dari Google Play atau App Store, buat BCA ID dan aktivasi via email, kemudian hubungkan dengan kartu ATM yang sudah kamu daftarkan lewat menu e-banking di ATM BCA.

Dengan WELMA, kamu juga bisa cek rekening investasi dan bertransaksi kapan saja. Enak, kan?

Klik di sini untuk detail cara daftarnya.

Itu tadi beberapa solusi apabila benar-benar terjadi resesi Ya kita sih berharap ya hal itu tidak terjadi. Tapi sekali lagi, tidak ada yang tahu apa yang bakal terjadi nanti.

Yuk sedia payung sebelum resesi.