Rumus untuk Cek Kesehatan Rasio Utang

Ilustrasi debt ratio
Ilustrasi debt ratio

Apakah rasio utang kamu sehat? Sudah pernah cek?

Mengetahui sehat tidaknya rasio utang itu sangat penting. Cara mengeceknya adalah dengan mengetahui berapa maksimal cicilan utang.

Pakailah rumus: 30 persen x penghasilan rutin.

Yang dimaksud dengan penghasilan rutin di sini adalah penghasilan yang pasti, misalnya seperti gaji bulanan, bunga dari deposito, dan passive income lainnya.

Ambil contoh Danang punya gaji Rp15 juta. Ia punya cicilan KPR Rp5,2 juta. Kemudian ia beli mobil yang cicilannya Rp4,2 juta. Apakah rasio utangnya sehat?

Dengan rumus tadi, yakni 30% x Rp15 juta, maka maksimal utangnya yang ideal adalah Rp4,5 juta. Namun yang terjadi cicilan Danang malah Rp9,4 juta. Artinya, ia setidaknya butuh tambahan pendapatan minimal Rp5 juta lagi.

Dengan mengetahui rasio utang, setidaknya kita jadi tidak sembarangan untuk menambah cicilan atau utang. Kalaupun ingin mencicil, usahakan yang sifatnya produktif, bukan konsumtif. Kecuali kondisi keuanganmu memang masih sehat.

Tahukan bedanya cicilan/utang produktif dan konsumtif? Kalau utang konsumtif adalah utang untuk pembelian barang yang nilainya berkurang dan tidak menghasilkan tambahan pemasukan tapi bisa saja menambah pengeluaran.

Jadi barang-barang seperti kendaraan, gadget terbaru, sepatu mahal, jam tangan, kalau enggak perlu-perlu amat ya tunda dulu saja. Ingat, gengsi itu enggak usah dibeli. Mending siapin dana jaga-jaga untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.