Tetap Gaul dengan Mengikuti Cara Kelola Keuangan Kekinian (2)

uang
uang

Catat Pengeluaran dan Pemasukan Tiap Pekan

Bila ini belum menjadi kebiasaan, maka biasakan untuk selalu mencatat tiap pengeluaran yang terjadi, begitu pula pemasukan yang ada setiap minggu. Jadi, jangan sampai kamu baru mengecek perihal ini ketika mendekati waktu akan membayar pajak.

Masalahnya, tiap keputusan penting terjadi secara organik, tak hanya di sekitar musim pajak. Salah satu solusinya, sisihkan waktu tiap minggu untuk meninjau keuangan. Tak masalah jika kamu hanya memeriksa situasi arus kas saat ini atau meninjau kinerja.

Hal yang penting, buat jadwal rutin untuk pengelolaan keuangan. Awalnya, hal ini akan terasa membosankan, namun semua rasa bosan itu akan terbayar di jangka panjang.

Gunakan Kerangka FOGS Saat Evaluasi Keputusan

Pernah mendengar istilah FOGS? FOGS merupakan kependekan dari Finance (keuangan), Operations (tindakan), Goals (tujuan), dan Strategy (strategi). Saat mengambil keputusan, pikirkan dampak finansialnya, apakah akan memengaruhi tujuan, sesuaikan pula dengan strategi yang kamu buat.

Kerangka kerja ini merupakan inti dari tiap bisnis yang sukses. Meski keuangan dan akuntansi membosankan, pengusaha harus mampu memanfaatkan teknologi untuk mengelola data mereka agar mereka dapat memusatkan waktu untuk menggunakan informasi tersebut untuk bisnis.

Keuangan yang terorganisasi akan menghasilkan keputusan yang lebih baik, komunikasi yang lebih baik, dan hasil yang lebih baik untuk perusahaan pemula dan usaha kecil. Ada yang bilang mencari sumber pemasukan tambahan sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mengimbangi pengeluaran.

Ada yang terjebak utang yang tidak berkesudahan. Ada yang tak bisa menahan godaan keinginan, hingga yang paling parah adalah agar bisa disebut kekinian dan terlihat keren di mata orang lain.

"Ada cara mudah berhemat. Ubah kebiasaan lama dalam membelanjakan uang. Misalnya, kamu suka makan restoran. Ubah kebiasaan tersebut dengan makan di rumah. Biasa minum kopi di kafe diganti dengan membuat kopi sendiri di rumah. Lebih baik mengelola keuangan kekinian daripada bangkrut karena ingin terlihat kekinian," pungkasnya seperti dikutip Tempo.

MORE FROM MY SITE