9 Ide Bisnis Selama Pandemi untuk yang Hobi Fotografi

Ilustrasi
Ilustrasi

Sadarkah kamu kalau masyarakat Indonesia itu hobi banget berfoto? Mau makan foto, lagi jalan-jalan foto, bahkan lagi enggak ada aktivitas saja kita kadang foto.

Fotografi memang sudah jadi kebiasaan lumrah bagi semua kalangan. Ada yang menjadi hobi, bahkan ada juga yang menjadi profesi. Sebab fotografi ini memang ladang bisnis yang menjanjikan.

Sayangnya, adanya pandemi membuat banyak fotografer merasakan dampaknya. Tapi bukan berarti mereka enggak punya cara untuk bertahan.

Ada banyak ide bisnis menarik selama pandemi untuk kamu yang hobi fotografi. Apa saja simak yuk.

1. Fotografi Pernikahan

Mungkin kamu berpikir kalau pandemi banyak yang menunda pernikahan. Akibatnya, orderan jadi sepi.

Pemikiran kamu mungkin benar. Tapi tidak sepenuhnya.

Sebab belakangan, pemerintah akhirnya memperbolehkan masyarakat menggelar pernikahan—dengan mengikuti sejumlah protokol COVID-19. Dengan tamu yang lebih sedikit dan katering yang lebih murah, pihak pengantin biasanya mengalokasikan anggarannya di dokumentasi.

Soalnya bagi mereka, “memory is a beautiful mind”. Sebuah foto bisa jadi lebih indah dari lukisan karena memiliki nilai realita, terlebih pada peristiwa bahagia yakni pernikahan mereka. Artinya, mereka tidak akan masalah mengeluarkan kocek untuk dokumentasi. Semua pasti ingin momen pernikahannya terlihat bagus untuk dikenang hingga hari tua.

2. Jasa Foto Makanan

Sejumlah restoran, kafe, dan semacamnya sedang giat membuka layanan pesan online. Maka dari itu, mereka pun membutuhkan foto yang bagus untuk ditampilkan dalam website atau media sosialnya.

Nah, lagi-lagi ini bisa jadi peluang kamu. Kamu bisa menghubungi secara langsung pihak restoran atau kafe tersebut. Tawarkan paket menarik dengan harga yang sesuai.

3. Digital Imaging untuk Iklan

Dengan keterbatasan mobilitas karena pandemi, digital imaging (DI) sekarang jadi solusi banyak perusahaan yang ingin memamerkan produknya. Soalnya dengan DI, produk tersebut bisa tampak makin keren dan seolah berada di manapun.

4. Virtual Photoshoot untuk Model

Untuk pebisnis fashion, adanya pandemi membuat mereka kesulitan saat melakukan pemotretan dengan model. Ada kalanya para model atau artis yang diajak kerja sama untuk promosi produk berpikir dua kali bertemu banyak orang di masa pandemi.

Nah di sinilah peluang kamu menawarkan virtual photoshoot. Pada dasarnya virtual photoshoot adalah pemotretan tanpa bertemu langsung. Sesi foto dilakukan melalui aplikasi atau via video konferensi.

5. Edit Foto dan Cetak Album Online

Meski sekarang zaman digital, jasa cetak album ternyata masih sangat diminati masyarakat. Soalnya masih banyak yang ingin menghiasi dinding rumahnya dengan ragam foto kebersamaan dengan orang-orang penting dalam hidupnya.

Namun seiring berkembangnya waktu, gaya dan tema foto tentunya kerap berubah. Pelanggan menginginkan sesuatu yang berbeda.

Kamu bisa ambil contoh ID Photobook. Jasa ceta foto online ini menawarkan konsep yang menarik untuk dipajang di rumah bergaya modern. Kualitas kertasnya juga bukan kaleng-kaleng dan teksturnya lembut jika disentuh.

6. Jual foto online

Nah, ide bisnis yang satu ini mungkin lebih cocok untuk sampingan pasif. Kamu bisa mengunggah koleksi fotomu di platform berbagi foto. Jika banyak yang mengunduh, biasanya kamu akan mendapatkan royalti atau bayaran dari platform tersebut.

Carilah foto dengan tema yang kira-kira bisa menjadi ilustrasi untuk iklan, website, artikel-artikel, materi presentasi, dan lain-lain. Gunakan keterangan foto yang kira-kira akan jadi keyword pengguna platform.

Tapi tentunya berbeda situs jual foto, berbeda juga term of service-nya. Maka bacalah terlebih dahulu syarat dan ketentuannya agar lebih jelas. Ada banyak situs foto yang menawarkan peluang bagi kamu untuk menjual foto secara online, contohnya 500px.com, Shutterstock.com, GettyImage, dan masih banyak lagi.

7. Buat Kursus Fotografi

Untuk kamu yang merasa punya pengalaman dan pengetahuan lebih soal fotografi, kamu bisa kok membagikan ilmu pada orang lain. Atau jika tidak ingin ada kesan menggurui, buatlah forum diskusi atau sharing soal fotografi.

Sebab sebenarnya ada banyak orang yang kurang bisa mengerti jika hanya membaca tuturial atau tips fotografi di internet, biasanya mereka lebih bisa paham jika dibimbing secara langsung. Nah, di sinilah peluang bagi kamu untuk menjadi tutor lewat kursus fotografi yang kamu buat tadi.

8. Blogger, Vlogger, Youtuber, Instagrammer tentang Fotografi

Setelah membeli kamera atau semacamnya, biasanya mereka akan mencari tutorialnya. Nah, ini bisa jadi peluang buat kamu. Kamu juga bisa berbagi ilmu dengan memanfaatkan blog, vlog, YouTube, Instagram, dan lain-lain.

Buat saja video rekaman sendiri ataupun membuat artikel di blog dan semacamnya. Lalu adakan kursus fotografi dari situ. Kamu bisa sekalian jualan perlengkapan kamera ataupun menawarkan video dan e-book berbayar.

9. Jual Beli atau Penyewaan Perlengkapan Fotografi

Nah, jualan perlengkapan fotografi tentu saja jadi peluang bisnis yang juga menjanjikan. Lantaran bisnis ini membutuhkan modal sangat besar—dan enggak semua orang bisa beli lensa yang harganya berjuta-juta—kamu bisa menjalankan bisnis sewa kamera.

Penyewaan kamera kadang jadi solusi banyak orang yang belum mampu membeli kamera yang mereka inginkan. Peluangnya sangat besar, lho. Tapi tentu saja berisiko besar. Sebab kamu harus memastikan bahwa yang menyewa bukan penipu yang akan merugikanmu.

Itu tadi beberapa ide bisnis yang berpeluang mendatangkan cuan meski di masa pandemi. Agar usahamu diketahui banyak orang, manfaatkan berbagai media promosi secara online.

Lengkapi profil tim kamu baik di media sosial maupun website khusus. Bagusnya lagi, tampilkan portofolio kamu agar calon pelanggan makin percaya.

Maksimalkan Pelayanan

Selain itu, maksimalkan pelayanan dengan komunikasi yang cepat, pengiriman yang murah, dan tentu saja dapat menerima segala jenis metode pembayaran. Zaman sekarang semakin praktis semakin mudah disukai.

Lengkapi bisnis kamu dengan EDC yang bisa menerima segala jenis pembayaran. Misalnya EDC BCA. Mesin ini selain bisa menerima pembayaran Kartu Debit, Kartu Kredit, dan Flazz, juga bisa menerima pembayaran dengan QRIS (QR Code Indonesian Standard).

Pembayaran dengan QR Code ini memang makin tren di kalangan masyarakat. Sebab pelanggan bisa membayar dengan aplikasi pembayaran berbasis QR dari mana saja tanpa sentuhan. Nah, biar pelangganmu makin senang, lengkapi EDC BCA kamu dengan QRIS.

Klik caranya di sini.