Ambil Untung Dari Tren Kongko Anak Muda

anak muda
anak muda

Di kalangan anak muda masa kini, nampaknya kongko sudah seperti bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebagai pengusaha, bila jeli melihatnya, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan dari tren yang ada di kalangan anak muda itu.

Setidaknya, pendiri Sky Port Café Cremlin Perdana Kusuma telah membuktikannya. Sejak berdiri pada 2009 lalu, Cremlin sekarang sudah membuka peluang kemitraan kafe tersebut, tepatnya pada 2016.

Cremlin mengawali usaha kafe dengan membuka gerai Sky Port Cafe di bandara Juanda. Kini, kafe itu sudah melebarkan sayap ke Sidoarjo, Malang dan Bali. Di Surabaya sendiri, sudah ada lima gerai.

"Dua gerai di Surabaya dan Sidoarjo milik saya, tiga gerai lainnya milik mitra," terang Cremlin dikutip Kontan. Untuk kemitraan kafe ini, Cremlin menawarkan dua paket, paket kafe mini (khusus take away) Rp75 juta dan paket resto Rp150 juta.

Paket tersebut belum termasuk biaya waralaba Rp45 juta per tiga tahun. Meski demikian, Cremlin mengklaim bila paket tersebut merupakan paket lengkap dan siap operasi.

Mitra cukup menyediakan tempat usaha yang nantinya akan disurvei untuk cek kelaikan lokasi usaha. Minimal luas tempat usaha adalah 10 meter persegi untuk paket mini dan 40 meter persegi untuk paket resto.

Untuk menu di paket resto tentu lebih lengkap dari paket mini, mulai dari camilan, makanan, hingga aneka minuman kekinian. Bila lancar, mitra bisa meraup omzet Rp1,5 juta–Rp2,5 juta per hari untuk paket mini dan Rp5 juta–Rp7 juta per hari untuk paket resto.

Setelah dikenakan biaya royalti 2,5% dari omzet bulanan serta pembelian wajib bahan baku seperti tepung, bubuk minuman dan bumbu di pusat, Cremlin mengklaim mitra bisa balik modal antara 10–15 bulan.