Bacaan Singkat Buat yang Pengen Jadi Reseller Tapi Enggak Tahu Caranya

Reseller
Reseller

Pernah lihat enggak ada teman tiba-tiba jualan padahal enggak pernah kelihatan buka toko? Fixed, temanmu pasti sudah jadi reseller.

Reseller memang jadi pilihan favorit banyak orang yang ingin belajar bisnis tapi tidak punya modal. Selain belajar, reseller juga bisa menambah penghasilan. Malahan tak sedikit yang menjadikan reseller sebagai profesi utamanya.

Nah, bagi kamu yang merasa gaji enggak cukup buat sebulan atau yang merasa cicilannya gentayangan, kenapa enggak coba jadi reseller aja?

Kalau bingung mulainya dari mana, belajarnya dari mana? Maka beruntunglah kamu.

Kok beruntung? Sebab zaman sekarang banyak banget pengusaha yang mengandalkan jasa reseller buat memasarkan produknya.

Ambil contoh Kindosnack. Produsen cemilan kulit ayam crispy, kentang baper, makaroni jutek, dan tempe manja ini membuka banyak banget peluang untuk para reseller.

Bagusnya mereka, selain mendapat untung dari setiap penjualan produknya, reseller juga mendapat bimbingan gratis. Selain itu, kamu juga diberi aplikasi berisi foto dan video sehingga mempermudah kamu untuk jualan. Jadi pas banget nih buat kamu yang masih baru.

Soalnya ada lho reseller yang dituntut cari ilmu sendiri. Padahal tahu sendiri kan harga buku-buku marketing itu mahalnya minta ampun.

Soal Potongan Harga

Nah, saat menjadi reseller, satu hal yang wajib banget kamu pahami adalah aturan soal potongan harga. Kita bahas pelan-pelan ya.

Misalnya harga 1 bungkus cemilan Rp22 ribu. Nah, reseller itu seharusnya mendapat potongan harga, katakan Rp17 ribu.

Kemudian kalau kamu mendapatkan calon pembeli yang ingin pesan 10 bungkus, yang kamu sodorkan adalah harga jual asli yakni Rp22 ribu.

Nantinya, uang yang kamu terima dari pembeli tetap Rp22 ribu x 10 bungkus = Rp220 ribu. Sedangkan yang kamu setor ke pengusaha hanya Rp17 ribu x 10: Rp170 ribu.

Dengan demikian kamu sudah untung Rp50 ribu deh. Padahal cuma jualan 10 bungkus saja.

Kalau kamu bisa jual secara konsisten minimal 20 bungkus per harinya, maka dalam sebulan kamu bisa dapat Rp3 juta . Lumayan banget kan untuk tambahan pemasukan.

Keuntungan Jadi Reseller

Seperti disebutkan tadi, menjadi reseller sama saja dengan belajar berbisnis. Kamu dapat mengambil ilmu dari pengusaha bagaimana dia menentukan harga jual, membuat kemasan, manajemen pesanan, dan lain-lain.

Paling tidak, dengan menjadi reseller kamu enggak perlu keluar rumah. Jadi pas nih buat masa new normal seperti sekarang.

Apalagi kalau produk yang dijual tinggal dikirim menggunakan jasa antar. Kamu jadi bisa punya banyak waktu dengan keluarga dan yang terpenting: tetap cuan.

Oya, menjadi reseller zaman sekarang, pastikan kamu punya aplikasi perbankan ya. Soalnya kegiatan transaksinya bakal tinggi banget.

Nah, aplikasi dengan fitur paling komplit adalah BCA mobile. Pasalnya nasabah BCA itu ada banyak. Jadi bisa memperbesar peluang penjualan kamu.

Selain itu, dengan BCA mobile kamu bahkan bisa buka rekening baru tanpa harus ke bank. Aplikasi ini juga memungkinkan kamu ambil uang tanpa kartu ATM lho. Asyik, kan?

Penasaran sama BCA mobile?

Klik Keunggulan BCA mobile.

Yuk belajar bisnis dengan jadi reseller.