Bisnis Cold Pressed Juice, Makin Cuan di Tengah Tren Gaya Hidup Sehat

Cold Pressed Juice
Cold Pressed Juice

Mengonsumsi jus secara rutin sudah terbukti memberikan banyak manfaat positif bagi hidup kita. Selain dapat menyehatkan badan dan meningkatkan imun, mengonsumsi jus juga dipercaya dapat memperbaiki mood.

Nah, saat pandemi, ternyata makin banyak yang sadar akan pentingnya gaya hidup sehat. Orang juga jadi terbiasa mengonsumsi jus.

Pasalnya jus buah yang dikombinasikan dengan sayur, sangat kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Dengan vitamin yang cukup, imun tubuh pun meningkat dan risiko tertular berbagai penyakit jadi lebih rendah.

Nah, tren ini sebenarnya bisa kamu manfaatkan untuk mendulang cuan. Namun karena pemain di bisnis ini sudah banyak, kamu perlu menawarkan sesuatu yang spesial.

Sudah pernah dengar cold pressed juice?

Cold pressed juice ini merupakan teknologi yang menghasilkan jus dengan tetap mempertahankan 100 persen nutrisi yang terkandung di dalam buah dan sayur. Dengan teknologi ini, kamu dapat menghasilkan jus murni tanpa campuran air, pemanis dan pengawet. Sehingga bisa mendapatkan manfaat dari buah dan sayur sepenuhnya.

Cara Membuat

Berbeda dari jus pada umumnya, cold pressed juice dibuat menggunakan alat dan teknik khusus. Jadi memang enggak bisa pakai blender biasa. Setidaknya perlu blender khusus jenis "slow juicer".

Buah dan sayurnya juga harus dalam keadaan segar. Suhunya harus dipertahankan di bawah 15 derajat, mulai dari sebelum diolah, masuk botol kemasan, hingga penyimpanannya.

Tujuannya agar nutrisi dari buah dan sayur tidak rusak akibat suhu panas. Itulah mengapa teknik ini dinamakan cold pressed juice.

Jadi pertama, siapkan buah dan sayur segar yang ingin digunakan tadi. Cuci bersih dengan air dingin dan potong sesuai kebutuhan. Setelah itu, masukkan buah dan sayur tersebut ke mesin slow juicer tanpa mencampur air dan pemanis. Tunggu mesin selesai melaksanakan tugasnya dan jus murni sudah bisa dinikmati.

Kalau mau disimpan, kamu bisa memasukkan ke dalam botol penyimpanan dan menyimpannya di kulkas. Rata-rata, jus yang dihasilkan dengan teknik ini dapat bertahan di kulkas antara 3-4 hari. Namun, sangat disarankan untuk dikonsumsi secepatnya untuk mendapatkan manfaat maksimalnya.

Berapa modalnya?

Untuk memulai bisnis ini sebenarnya sangat sederhana karena memang tidak membutuhkan terlalu banyak peralatan. Kamu bahkan bisa melakukannya di rumah sehingga tidak perlu sewa tempat. Namun ya pastikan dulu apakah daerah rumahmu punya potensi pasar yang besar.

Berikut rinciannya:

Slow Juicer

Di marketplace, harga rata-rata alat ini berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp5 juta. Harga tersebut sangat bervariasi tergantung merek dan kapasitas yang dibeli. Untuk tahap awal, kamu cukup menyiapkan satu unit alat ini. Jika nanti usaha berkembang, kamu bisa menambahnya sesuai kebutuhan.

Kulkas penyimpanan

Biasanya orang lebih memilih kulkas showcase untuk menyimpan stok cold pressed juice. Harganya mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp5 juta tergantung merek dan kapasitasnya.

Peralatan pendukung

Misalnya pisau dan talenan untuk memotong buah dan sayur. Kedua alat ini harganya sangat terjangkau dan mudah ditemukan di mana saja. Dengan modal tak sampai Rp500 ribu, kamu sudah bisa mendapatkan dua pisau dan dua talenan besar

Botol kemasan

Untuk tahap awal, kamu bisa memesan 100 botol berukuran 300 ml yang harga satuannya sekitar Rp4.000. Jadi total biaya untuk pembelian 100 botol hanya Rp400 ribu saja. Jangan lupa, sertakan gambar dan nama unik ya untuk label botolnya.

Buah dan Sayur Segar

Untuk bahan dasar buah dan sayur segar, rata-rata harganya berkisar sekitar Rp10.000-25.000 per kilogram. Setiap kilogram mampu menghasilan sekitar 4 botol jus.

Jadi untuk membuat 100 botol jus maksimal harga buah dan sayur yang dibutuhkan sekitar Rp625 ribuan (25 kg).

Total biaya pembelian botol, buah, dan sayur sekitar Rp1 jutaan. Jika satu botol jus kamu jual Rp40 ribu (harga rata-rata cold pressed juice), maka dari 100 botol yang dijual kamu akan mendapatkan omzet Rp4 juta.

Jika penjualanmu bisa ditingkatkan lagi, maka akan lebih cepat balik modal dan menghasilkan keuntungan. Lumayan, kan?

Tingkatkan Potensi Penjualan

Agar unggul dari pesaing lainnya, perbesar potensi penjualan kamu dengan layanan pembayaran nontunai. Misalnya lengkapi bisnismu dengan EDC BCA.

Soalnya EDC BCA bisa menerima berbagai jenis pembayaran seperti BCA card, Mastercard, JCB, UnionPay, Amex, Debit BCA, Debit GPN, Flazz, bahkan QR Sakuku. Selain itu, banyaknya pengguna BCA juga makin memperbesar peluang penjualanmu.

Yuk pakai EDC BCA. Klik di sini untuk cara mendapatkannya.