Bukti Kalau Copycat Tak Ada Untungnya

Ilustrasi
Ilustrasi

Pernahkah kamu, baik sadar atapun tidak, berada dalam situsasi mengikuti gaya seseorang? Menjadi follower sebenarnya sah-sah saja. Namun bukan berarti kamu mengikuti apapun yang dilakukannya ya. Itu sih bisa-bisa kamu dijuluki the best copycat.

Yuk sedikit demi sedikit kita stop kegiatan men-copy orang lain dan jadi diri sendiri. Malahan akan lebih baik lagi bila orang lain yang justru menjadikanmu panutan.

Jadi bagaimana sih supaya kita bisa terhindar dari gaya hidup copycat?

Berhenti dan Berpikir

Seorang follower biasanya akan mengikuti apa yang orang lain katakan. Ia cenderung tidak punya banyak ide untuk dirinya sendiri. Pada akhirnya, ia akan sulit berkembang dan terus tertinggal.

Jadi, mengapa tidak berpikir untuk berhenti mengikuti orang lain? Lakukan sesuatu karena kamu ingin. Kalaupun ingin mengikuti orang lain, tanyakan pada dirimu mengapa kamu harus melakukannya. Terlebih bila memang yang kamu ikuti adalah hal yang benar-benar baik untuk dirimu.

Mengejar Mimpi Sendiri

Ingat, kamu tentu atau harus punya mimpi dan tujuan. Agar tidak terkesan jadi follower saja, sampaikan mimpi dan tujuanmu. Kemukakan ide dan gagasanmu. Buat orang kagum pada diri dan ide-ide kamu.

Hindari Teman-teman Negatif

Ini juga penting. Daripada mengikuti orang-orang yang jelas-jelas akan merusak hidupmu, tinggalkan saja mereka. Masih banyak kok teman lain yang lebih memberikan kenyamanan dan kebaikan. Apalagi teman yang akan selalu mendukungmu, meski saat-saat susah sekalipun.

Bisnis

Sekilas mungkin ide ini akan membuatmu berpikir: mengapa bisnis? Namun dilansir dari Entrepreneur.com, sekurangnya ada 50 alasan mengapa kamu lebih baik berbisnis. Salah satunya agar kamu tidak terjebak dalam budaya mengikuti orang lain.

Aplikasikan ide dan gagasanmu untuk berbisnis. Kalau kendalamu modal, sekarang mendapatkan modal sangat mudah kok. Penasaran? Coba klik tautan ini deh. Siapa tahu kamu yang justru akan menjadi influencer positif bagi teman-teman kamu.