Cara Tambah Penghasilan dengan Bisnis Tanpa Modal

Ilustrasi
Ilustrasi

Mencari penghasilan tambahan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kondisi keuanganmu. Adanya tambahan penghasilan juga dapat membantumu mencapai tujuan dengan lebih cepat.

Namun, saat ini masih banyak yang ragu-ragu untuk memulai bisnis sampingan, karena takut kehilangan modal dan waktu untuk pekerjaan utama. Padahal, jika kamu berniat mencari tahu lebih jauh, ada lho bisnis tanpa modal yang bisa memberimu penghasilan tambahan.

Pernah enggak kamu mendengar istilah bisnis dropship?

Menurut situs enterpreneur.com, model bisnis ini cukup populer di kalangan pengusaha baru, terutama bagi generasi Z dan milnenial.

Dengan bisnis dropship, kamu tidak perlu menyetok barang sendiri, sehingga kamu bisa memulainya dengan cepat dan tanpa modal. Saat ada pesanan masuk, kamu tinggal meneruskan pesanan ke supplier yang akan mengirimkan produk langsung ke pelanggan dengan mengatasnamakan tokomu. Mudah, kan?

Jika tertarik mencobanya, kamu bisa melihat langkah memulai bisnis dropship di bawah ini.

1. Memilih produk yang tepat

Sebelum memulainya, kamu harus menentukan dulu produk apa yang ingin kamu pasarkan. Sebisa mungkin pilih produk sesuai bidang yang kamu kuasai atau gemari. Dengan begitu kamu tetap memiliki pengetahuan tentang produk yang akan dijual ketika ada calon pembeli yang bertanya.

2. Seleksi supplier

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mencari supplier yang tepat. Pilih penyedia barang yang telah memiliki reputasi baik karena kualitas produk dan kecepatan pengiriman mereka akan mencerminkan toko online-mu. Jangan lupa, cari supplier cadangan juga ya, sehingga kamu tidak hanya mengandalkan satu sumber saja.

3. Buat toko online

Setelah dua langkah di atas dilakukan, kamu bisa mulai membuat toko online sendiri. Untuk menghindari keluarnya uang, kamu bisa memulainya di marketplace, karena kamu bisa berjualan gratis dan tidak perlu pusing memikirkan berbagai sistemnya. Mulai dari perhitungan ongkir, verifikasi pembayaran, hingga status pengiriman telah ditangani oleh sistem di marketplace. Makin praktis dan enggak menyita waktu nih.

4. Buat sistem layanan pelanggan

Namanya saja bisnis, pasti ada saja komplain yang diterima. Enggak perlu pakai emosi ya, kamu tetap harus menghadapi pelanggan dengan baik. Selain itu, kamu juga harus memikirkan sistem layanan pelanggan untuk mewadahi setiap masalah yang dihadapi. Dengan begitu, pelanggan akan merasa puas dan bisa merekomendasikan tokomu kepada orang lain.

5. Lakukan analisa dan tingkatkan pelayananmu

Meski bisnis dropship-mu sudah berjalan lancar dan memiliki banyak pelanggan, kamu harus tetap melakukan analisa secara rutin untuk meningkatkan kualitas toko, baik dari segi produk hingga layanan pelanggan. Perhatikan juga tren yang ada di pasaran, sehingga kamu bisa terus memperbarui katalog penjualanmu.

Nah, saat bisnis sampinganmu sudah mulai menghasilkan, atur arus kasmu dengan baik. Siapkan mana yang untuk simpanan atau investasi dan mana untuk pengembangan bisnis. Belajar dari masa pandemi, simpanan ini penting untuk memulai bisnis lain atau sebagai dana darurat saat dibutuhkan.

Selain itu, pisahkan dengan rekening yang berbeda. Manfaatkan rekening Giro untuk keperluan bisnis.

Kamu bisa pilih Giro BCA untuk bisnis kamu. Kenapa? Karena Giro BCA memberikan kita banyak keuntungan. Misalnya tersedia dalam 11 pilihan mata uang, bisa digunakan sebagai rekening penampungan untuk virtual account, terintegrasi dengan KlikBCA yang sekarang bisa transfer sampai Rp250 juta, dan banyak keuntungan lainnya.

Klik di sini untuk lihat kenapa kamu perlu Giro BCA.