Data Ekspor Sarang Burung Walet Selama Pandemi, Hasilnya Bikin Mikir

Data ekspor bisnis sarang burung walet
Data ekspor bisnis sarang burung walet

Buat kamu yang masih bingung menentukan mau usaha apa, sudah pernah kepikiran bisnis sarang burung walet belum? Coba cek data ekspornya berikut ini. Potensi bisnisnya bikin kita mikir!

Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Indonesia (PPBSI) mengklaim kalau besarnya potensi produksi sarang burung walet Indonesia itu menguasai 70% pasar sarang burung dunia. Bahkan di masa pandemi sekalipun, permintaannya tetap tinggi.

Data olahan Lokadata.id menunjukkan ekspor terbesar komoditi sarang burung walet Indonesia itu justru ke pasar Hong Kong. Jumlahnya mencapai 901 ton atau 68,4 persen dari total ekspor.

Di urutan kedua ada China dengan porsi 20 persen, kemudian Singapura sebesar 5,2 persen, dan sisanya dikirim ke Vietnam, Amerika Serikat, Malaysia, dan Taiwan.

Nah, sayangnya, harga ekspor sarang walet di Hong Kong itu sebenarnya paling murah di antara negara lainnya. Dalam empat tahun terakhir, rata-ratanya cuma US$199 per kilogram. Malahan tahun lalu sempat anjlok US$88 per kilogram.

Justru harga di China yang paling bagus, yakni US$1.786 per kilogram. Tapi ekspor ke sana malah hanya 20 persen.

Sama halnya seperti ke Australia. Di sana sarang walet dihargai US$907 per kilogram. Tapi suplai ke Australia baru 2,5 ton.

Untuk data yang lebih lengkap, kamu bisa klik di sini.

Paling tidak dari data tersebut kamu bisa mengira-ngira mau mengembangkan ekspor ke mana. Yang jelas, selama pandemi, prospek bisnis ini tetap menjanjikan.

Sebab menurut Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Indonesia (PPBSI), Boedi Mranata, salah satu cara menjaga imun tubuh agar tidak mudah terkena COVID-19 adalah dengan memastikan diri tetap terhidrasi. Nah, sarang burung walet bisa jadi alternatif minuman yang sangat baik.

Masalahnya sekarang, bagaimana kita memanfaatkan peluang ini. Apalagi kalau bisa memproduksinya langsung sehingga produknya siap konsumsi, tidak sekadar mengirim sarang burung mentah.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.