Ide Bisnis Ramadan Anti-Mainstream

Ide bisnis Ramadan
Ide bisnis Ramadan

Sudahkah kamu memutuskan akan membuka bisnis apa ketika Ramadan? Jika belum, tenang saja. Kamu belum terlambat. Masih ada waktu untuk ikut memanfaatkan momentum ini agar bisa mendatangkan keuntungan besar.

Salah satu lini bisnis yang paling menjanjikan di bulan Ramadan adalah kuliner. Seperti diketahui, sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia untuk berburu makanan pembuka. Setelah berpuasa seharian penuh, pada umumnya banyak yang mencari bukaan yang manis dan segar-segar.

Namun bisnis kuliner untuk berbuka tentu sudah banyak pesaingnya. Dari mulai kurma, kue-kue manis, gorengan, sampai minuman segar akan kamu temui dengan mudah. Pada akhirnya kamu harus mencari pembeda agar bisa mengurangi saingan.

Nah, salah satu cara untuk tampil beda dari yang lain sebenarnya mudah, yakni kamu tidak harus ikut berbisnis makanan berbuka. Sebab, peluang yang lebih besar justru ada di bisnis makanan matang untuk sahur. Dengan begitu, saingan berkurang, keuntungan yang lebih besar pun bisa kamu dapatkan.

Pasalnya tidak sedikit keluarga yang tidak atau belum sempat menyiapkan makanan sahur. Apalagi untuk anak kos. Mereka cenderung memilih beli lauk atau sayur matang saja daripada masak sendiri.

Nah, agar bisnis makanan matang lebih laku, ada beberapa hal atau tips yang dapat kamu pertimbangkan untuk diikuti. Berikut beberapa di antaranya.

1. Layanan Pesan Antar

Di zaman serba menggunakan smartphone seperti sekarang ini, memanfaatkan layanan pesan antar tentu akan lebih disenangi. Tapi agar tidak diburu batas waktu Imsak, kamu bisa menetapkan batas akhir layanan pesan antar pada jam tertentu.

2. Media Sosial

Jangan ragu mengunggah aktivitas bisnismu di media sosial. Kamu bisa mengisi konten dengan foto makanan, kegiatan antar pesanan, atau mengajak pelangganmu berinteraksi di media sosial. Tak perlu ragu meminta akun Instagram pelangganmu. Jika mereka puas, tidak menutup kemungkinan mereka akan menyampaikan apresiasinya di akun medsos miliknya.

3. Kemasan

Jika sudah memutuskan memberikan layanan pesan antar, kemasan menjadi hal penting berikutnya. Jangan sampai kemasan makananmu mudah tumpah saat dikirim ke rumahmu. Selain itu, kemasan yang menarik akan membuat pelanggan ingin mengunggahnya di media sosial.

4. Menu yang Berbeda di Hari Tertentu

Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari poin keempat ini. Pertama efisiensi karena kamu bisa fokus memasak paket menu tertentu di satu hari; kedua variasi; dan ketiga daya tarik.

Seperti dilansir dari The Fork, menu khusus di hari tertentu bisa membangun "kesetiaan" pelanggan. Selain itu, pelangganmu juga akan menaruh brand milikmu di ingatan dan berpikir bahwa menu makananmu selalu fresh.

Nah, bagaimana? Sudah siap menjadi solusi bagi mereka yang kerap bingung mencari makanan untuk sahur?