Ingin Menyasar Generasi Muda? Coba Jenis Bisnis Ini

milenial
milenial

Generasi muda (milenial) memang memiliki karakter yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. Dalam hal membelanjakan uang pun, mereka punya karakter yang unik. Bila kamu ingin merintis bisnis dan menyasar mereka, sebaiknya jangan asal memilih jenis bisnis.

Pendiri OMG Creative Consulting Yoris Sebastian mengatakan, generasi muda kini sudah terbiasa dengan perusahaan yang bisa memberi efek ke lingkungan sekitar (social enterprise).

Salah satu contohnya adalah pengusaha yang memberdayakan karyawan dengan keterbatasan fisik.

"Salah satu contoh adalah pengusaha yang memberdayakan orang tuli agar mereka bisa menghasilkan produk yang memiliki daya jual. Nah, generasi sekarang punya hasrat kuat memajukan bisnisnya, bisnis yang memiliki dampak sosial," katanya seperti dikutip Kontan.

Bisnis sosial semacam ini, kata Yoris, memang butuh banyak kolaborasi dari berbagai pihak. Namun, biasanya merek hanya fokus di kota besar dan hanya terpaku pada usia di bawah 35 tahun dalam pengerjaannya.

"Tingginya pertumbuhan industri kreatif di Indonesia ditunjang pertumbuhan jumlah penduduk. Pada era SBY memang sudah dibuat badan ekonomi kreatif, tetapi di era Jokowi kini lebih baik karena unitnya dibuat menjadi lebih independen. Beberapa tahun belakangan pertumbuhan socialpreneur juga tinggi," pungkasnya.